Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Jakarta, 21 November 2019), Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) – Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) kembali menyelenggarakan Sharing Knowledge bertempat di Gedung Pertemuan PAIR, Kamis, (21/11),  dengan tema “Sharing Knowledge Bidang Industri, Lingkungan dan Hidrologi”. Sharing knowledge kali ini menampilkan 3 pembicara dari Bidang Industri dan Lingkungan- PAIR. Sebanyak 75 pegawai PAIR hadir dalam acara tersebut. Selain meningkatkan kapasitas pengetahuan pegawai PAIR dalam bidang Sains dan Teknologi, juga sebagai pemenuhan Pendidikan dan Pelatihan ASN 20 jam/tahun.

Dalam sambutan sekaligus membuka acara ini, Suhirman (Kepala Bagian Tata Usaha) mewakili Kepala PAIR menyampaikan bahwa adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas pengetahuan dan menyelesaikan program kerja PAIR, serta terjalin saling asah, asih dan asuh. Banyak harapan yang disampaikan antara lain adanya sharing knowledge ini dapat memacu para yunior dalam mengikuti diklat baik dalam negeri maupun luar negeri. Selain itu mengharapkan agar nantinya ilmu yang disampaikan dapat bermanfaat bagi peserta dan sebagai catatan amal bagi pembicara/narasumber, dan sebagai pemenuhan Pendidikan dan Pelatihan ASN 20 jam/tahun..  

Dengan moderator Rasi Prasetyo, Roziq Himawan (Kepala Bidang Industri dan Lingkungan PAIR) mengawali acara ini dengan menyampaikan presentasinya tentang Peran Uji Tak Merusak dalam Kajian Umur Sisa. Pengujian Tak Merusak (NDT) pada kajian umur sisa merupakan aktivitas inspeksi terhadap suatu komponen/produk untuk mengetahui progres kerusakan material  tanpa merusak benda yang kita uji. Kerusakan material dapat terjadi melalui mekanisme creep, fatigue, stress corrosion cracking dan sebagainya. Jadi peran NDT adalah  ibarat manusia merupakan proses medical check-up suatu komponen.

Presenter selanjutanya, Sigit Budi Santoso menyampaikan tentang pengalaman selama bekerja di PAIR dan kepada para yunior diharapkan agar perlu melihat peran di level nasional. Peralatan yang ada di PAIR saat ini sudah semakin lengkap, namun karena keterbatasan SDM, PAIR menjalin kerjasama dengan pihak swasta dan pihak Luar Negeri yang telah dilakukan melalui MOU.

Presenter terakhir, Aditya Dwi Permana Putra mempresentasikan kegiatan yang dilakukan selama menyelesaikan studi S2-nya di Inggris tentang penelitian “Rekonstruksi pH dan Temperatur melalui alga merah C. officinalis dalam Studi Perubahan Lingkungan Terkini dan Masa Lampau”. Alga merah yang berfungsi pembentuk ekosistem di pesisir pantai ini ditelilti kemampuannya dalam merekam keadaan sekitar dengan membandingkan sampel alga yang diperoleh pada tahun 1889 dan tahun 2017. (anari)