Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Jakarta, 04 Desember 2019), Berkaitan dengan surat yang dikirim oleh Sekretaris Utama tentang penyelenggaraan Sosialisasi dan Internalisasi Reformasi Birokrasi (RB) dan Zona Integritas (ZI) yang ditujukan kepada para Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan BATAN guna menyamakan persepsi dalam melaksanakan Reformasi Birokrasi di BATAN, PAIR menyelenggarakan Sosialisasi dan Internalisasi Reformasi Birokrasi (RB) dan Zona Integritas (ZI) kepada seluruh pegawai di lingkungan PAIR, Rabu (04/12) bertempat di Gedung Pertemuan PAIR.

Dengan materi Reformasi Birokrasi (RB) dan Zona Integritas (ZI), Kepala PAIR (Totti Tjiptosumirat) mengemas materi tersebut semenarik mungkin, dengan harapan dapat dimengerti dan dipahami oleh pegawai PAIR.  Sebanyak 130 pegawai PAIR hadir dalam acara tersebut.

Tujuan dari Sosialisasi dan Internalisasi ini dilakukan adalah membangun dan mengembangkan : kesamaan persepsi, komitmen, konsistensi  serta keterlibatan seluruh pegawai dalam pelaksanaan program dan kegiatan reformasi birokrasi.  Reformasi Birokrasi adalah upaya untuk melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadaps sistem penyelenggaraan pemerintahan di bidang : kelembagaan (organisasi), ketatalaksanaan (business process) dan SDM.

Tujuan dari Reformasi Birokrasi adalah menciptakan birokrasi pemerintahan yang profesional dengan karakteristik berintegirtas, bersih dan bebas KKN, netral, sejahtera, berdedikasi, berkinerja tinggi, mampu melayani publik dengan baik  dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara. Sasarannya adalah birokrasi yang bersih dan akuntabilitas, efektif dan efisien dan pelayanan publik yang berkualitas. Oleh karena itu Totti mengajak pegawai PAIR untuk menciptakan kinerja yang baik, bebas dan bersih dari korupsi, memberikan pelayanan yang baik kepada publik maupun masyarakat, meningkatkan etos kerja yang tinggi dan menciptakan sumber daya manusia yang profesional.

Peningkatan layanan publik itu berupa memberikan pelayanan secara on-line dan terintegritas, menyusun SOP layanan bagi Unit Kerja, melakukan survei kepuasan masyarakat untuk memperoleh Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM). Menerapkan kebijakan pemberian kompensasi kepada pengguna layanan apabila layanan yang diberikan tidak sesuai standar yang ditetapkan, menerapkan sistem pemberian penghargaan dan sanksi bagi pelaksana layanan, melakukan inovasi penyelenggaraan layanan dan menyusun standar layanan yang maklumat 

Catatan hasil survei Internal KEMENPANRB, dari 143 responden, maka 42,3% atau 60 orang belum memahami tugas fungsi yang harus dilaksanakan serta belum memahami ukuran keberhasilan pelaksanaan tugas, 50% responden (72 orang) telah memahami tugas fungsinya namum belum memahami ukuran keberhasilan dan hanya 7,7% atau 11 orang yang memahami tugas yang harus dilaksanakan dan memahami pula ukuran keberhasilan pelaksanaan tugasnya, sementara Pemerintah telah memberikan apresiasi dengan adanya tunjangan kinerja.

Zona Integritas merupakan miniatur implementasi RB di Unit Kerja yang bertujuan membangun program RB sehingga mampu mengembangkan budaya kerja birokrasi yang anti korupsi, berkinerja tinggi dan memberikan pelayanan publik yang berkuaitas.

Acara diakhiri dengan diskusi. (anari)