HUTRI75
hani2020

International Day Against Drug

26 June 2020

Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Jakarta, 06 Juli 2018), Pejabat Fungsional Pranata Nuklir, Teknisi Litkyasa dan Pengawas Radiasi Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR)-BATAN mendapat kesempatan mengikuti “Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (KTI)” yang diadakan Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi pada tanggal 6 Juli 2018 bertempat di Ruang Utama PAIR.  Sekitar 60 orang berkumpul di ruang Pertemuan PAIR  untuk mendengarkan dan sekaligus latihan bagaimana membuat karya tulis ilmiah.

Acara yang diawali dengan sambutan dari Kepala PAIR (Totti Tjiptosumirat) menyampaikan empat (4) hal yang diharapkan dari kegiatan ini yaitu :

  1. Meningkatkan kemampuan dan membantu pejabat fungsional Pranata Nuklir, Pengawas Radiasi dan Teknisi Litkayasa dalam membuat KTI.
  2. Setelah mengikuti pelatihan, diharapkan peserta dapat membuat minimal satu (1) makalah KTI.
  3. Meningkatkan jabatan fungsional yang bersangkutan, karena mampu menghasilklan KTI baik nasional maupun internasional dan terakreditasi, dan berdampak positif bagi Unit Kerja.
  4. Disisi administrasi, pelatihan ini diharapkan dapat membantu pegawai dalam memenuhi standar minimal diklat untuk Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) yaitu 20 jam.

(Jakarta, 09/07/2018), International Atomic Energy Agency (IAEA) dan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) kembali mengadakan pertemuan guna membahas kelanjutan proyek tempe, pertemuan dilaksanakan di Ruang Madya, Gedung PAIR, Kawasan Nuklir Pasar Jumat. Programme Management Officer (PMO), Office of Public Information and Communication (OPIC), IAEA, Mr. G.G. Wolde, dan Mokdad Maksoudi, IAEA consultant datang untuk mewakili IAEA.


(Jakarta, 09/07/2018). Tak perlu jauh-jauh jika ingin belajar tentang pemuliaan mutasi tanaman dengan teknologi nuklir. Indonesia ternyata leading dalam hal ini. Dalam dua minggu kedepan, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) kedatangan 20 peneliti muda dari negara-negara Asia Pasifik dan Afrika untuk saling berbagi ilmu terkait pemuliaan mutasi tanaman, khususnya dalam skrining tekanan abiotic (abiotic stresses).

(Jakarta, 21/05/2018). Pegawai BATAN di lingkungan Kawasan Nuklir Pasar Jumat melaksanakan Upacara Bendera dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-110 Tahun 2018  yang diikuti oleh Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR), Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi (PTKMR), Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir (PTBGN), Pusat Pendidikan dan Pelatihan (PUSDIKLAT) dan Pusat Diseminasi Kemitraan (PDK) pada hari Senin (21/05). Upacar ini berlangsung dengan hikmat.

Bertindak sebagai Pembina Upacara Kepala BATAN (Djarot S. Wisnubroto). Dalam sambutannya, Djarot membacakan sambutan dari Menteri Komunikasi dan Informatika RI yang mengatakan bahwa “bersatu” adalah kata kunci ketika ingin menggapai cita-cita yang sangat mulia.  Boedi Oetomo adalah salah satu contoh bagaimana berkumpul dan berorganisasi tanpa melihat asal muasal yang pada akhirnya mendorong semangat nasionalisme sebagai bahan utama kemerdekaan.

(Jakarta, 01/03/2017). Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) - Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melaksanakan Serah Terima Jabatan (sertijab) Pejabat Administrator, yaitu Kepala Bidang Industri & Lingkungan, dari Dr. Sugiharto, MT ke Drs. Satrio; dan Kepala Bidang Proses Radiasi, dari Dr. Darmawan, Apt ke Dr. Tita Puspitasari, M.Si; sebagai tindak lanjut dari pelantikan oleh Kepala BATAN yang telah dilaksanakan pada tanggal 4 Mei 2018 di Kantor Pusat BATAN.

Pengangkatan 2 pejabat Administrator tersebut merupakan rotasi dan sekaligus promosi terkait pelaksanaan tugas dan fungsi PAIR, juga sebagai konsekuensi terhadap tanggung bersama atas keberlangsungan organisasi. PAIR sebagai Pusat Unggulan (PUI), mempunyai beberapa program kegiatan prioritas nasional baik di Bidang Proses Radiasi maupun di Bidang Industri & Lingkungan, dituntut dapat melakukan pembenahan ke dalam secara berkesinambungan.