HUTRI75
hani2020

International Day Against Drug

26 June 2020

Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Jakarta, 17 Januari 2018), 21 mahasiswa dari berbagai Universitas di Indonesia yang melaksanakan penelitian di Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR)-BATAN antara lain : IPB, UGM, Univ. Udayana, Univ. Muhammadiyah Jakarta, Univ. Airlangga dan Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya hadir dalam acara kuliah umum yang diselenggarakan PAIR- BATAN pada tanggal 16 Januari 2018 bertempat di PAIR BATAN. Kuliah umum kali ini mengangkat tema “Aplikasi Iptek Nuklir dalam Bidang Pertanian”.  Tujuan diadakan kuliah umum ini adalah untuk memperkenalkan dan menyebarluaskan informasi mengenai kegiatan litbang dan hasil-hasilnya khususnya di bidang pertanian kepada para mahasiswa yang melakukan penelitian di PAIR.

(Tangerang Selatan, 21/12/2017). Menutup pelaksanaan program kegiatan Agro Techno Park (ATP) dan National Science Techno Park (NSTP) tahun 2017, Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi - Badan Tenaga Nuklir Nasional (PAIR-BATAN) menggelar Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Santika Bintaro, Tangerang Selatan, Kamis-Jumat 21-22 Desember 2017. FGD diikuti oleh 70 peserta, terdiri dari Pimpinan BATAN, wakil Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, Klaten, dan Musi Rawas, serta unit kerja pelaksana dari BATAN.

Dalam FGD dipaparkan laporan hasil kegiatan dari 3 ATP di Kabupaten Polewali Mandar, Klaten, dan Musi Rawas, hasil monev oleh Biro Perencanaan BATAN, pelaksanaan pelatihan dan pemagangan oleh Pusdiklat BATAN, serta pelaksanaan kegiatan sosialisasi dan diseminasi oleh Pusat Diseminasi dan Kemitraan BATAN.

(Jakarta, 11 Desember 2017). Senin siang (11/12) Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR)- BATAN menerima kunjungan dari Komisi II DPRD Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) – Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berjumlah 11 orang. Kunjungan diterima oleh Kepala Bidang Pertanian (mewakili Kepala PAIR) dan staf peneliti Bidang Pertanian.

Seperti yang disampaikan oleh Ketua Komisi II DPRD Kabupaten TTS, Uksan B. Selan, bahwa kunjungan ini dimaksudkan untuk mendapatkan pengetahuan dan informasi tentang produk PAIR BATAN khususnya di Bidang Pertanian.

(Jakarta, 29/11/2017), Dalam rangka memperingati Hari KORPRI ke 46, pegawai BATAN di lingkungan kawasan nuklir Pasar Jumat yang terdiri dari Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR), Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi (PTKMR), Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir (PTBGN), Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) dan Pusat Diseminari Kemitraan (PDK) mengadakan upacara bendera Hari KORPRI ke-46., Rabu (29/11/2017). Bertindak sebagai Pembina Upacara  Kepala PAIR (Totti Tjiptosumirat). Dalam sambutannya Totti membacakan Pidato  Presiden Republik Indonosia (Djoko Widodo) yang menyatakan bahwa KORPRI harus menjadi pilar utama pemersatu bangsa dan Negara Indonesia dengan aparatur sipil Negara sebagai agen perekat kebinekaan. Oleh karena itu, peran KORPRI harus menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah, serta menempatkan pelayanan masyarakat di atas kepentingan pribadi, organisasi dan golongan.  Dalam teks pidato, Presiden memberikan apresiasi yang tinggi kepada segenap keluar besar KORPRI atas sumbangsih dan pengabdiannya kepada bangsa, negara dan masyarakat.

(Jakarta, 24/11/2017)  Bertempat di Gedung Pertemuan Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR), Tim Camat PAIR Kamis (24/11/2017) mengadakan sharing knowledge tentang Workshop Tata Kelola Pembinaan Tenaga Fungsional Peneliti (TKP-TFP) dengan  nara sumber Tim Gugus TKP-TFP.

Acara dihadiri oleh Kepala PAIR (Totti Tjiptosumirat), para Pejabat Eselon III dan IV di lingkungan PAIR, para Peneliti, Kepala Kelompok, dan Tim Camat. Membuka acara ini, Totti menyampaikan bahwa terbentuknya TKP-TFP adalah merupakan kepanjangan tangan dari Tim KPTF yang telah terbentuk dan melakukan kegiatan yang belum tertuang dalam tugas Tim KPTF.  Salah satu output hasil litbang peneliti adalah publikasi Karya Tulis Ilmiah (KTI).  Oleh karena itu, Peneliti sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), harus mampu mengkomunikasikan dan menyampaikan hasil pemikirannya berupa KTI kepada masyarakat luas. Di samping itu, dalam pelaksanaan kegiatan litbang para Peneliti diharapkan bisa saling mendukung dan sinergi serta menghargai orang lain.