HUTRI75
hani2020

International Day Against Drug

26 June 2020

Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

BATAN telah mengembangkan pemuliaan tanaman gandum sebagai salah satu bahan pangan utama di dunia. Jika biasanya gandum tumbuh di kawasan beriklim dingin, maka BATAN berinovasi dengan gandum tropis dataran rendah. Benih gandum varietas lokal itu dinamai Ganesha-1 dengan potensi produksi mencapai 5,4-6,4 ton/ha. Ganesha-1 berasal dari induk WL-2265 yang diiradiasi sinar gamma dan memiliki ciri tinggi tanaman 72,9 cm dengan umur panen 132 hari. Tanaman ini memiliki kadar protein 15,6%, gluten 35,5% dan resisten penyakit karat. Selain itu adaptif ditanam di dataran tinggi, sekitar 1.000 meter dari muka laut.

Aplikasi teknik nuklir oleh BATAN di bidang pangan mencakup berbagai hal. Mulai dari pemuliaan tanaman, pengendalian hama, pengawetan bahan pangan, efisiensi pemupukan hingga produktivitas peternakan. Tujuannya untuk menjawab tantangan masalah pangan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini. Tidak hanya padi, BATAN juga menelurkan varietas unggul dari tanaman kedelai melalui proses penelitian sejak tahun 1977. Lalu pada tahun 1980, tim pemulia kedelai telah berupaya melakukan perbaikan beberapa sifat kedelai varietas Orba dan Guntur yang populer ketika itu.

Pemuliaan tanaman seperti padi sendiri dilakukan dengan cermat. Diperlukan waktu lima sampai enam tahun untuk mencapai varietas yang unggul. Varietas tanaman pangan dari BATAN kini telah dimanfaatkan oleh masyarakat di berbagai daerah di Indonesia. Yang pasti, konsumen tidak perlu khawatir. Radiasi terhadap genetik tanaman tidak  mengakibatkan tanaman atau produk tanaman menjadi bersifat radioaktif. Semua hasil pemuliaan tanaman dengan radiasi aman dikonsumsi oleh manusia.

Salah satu kisah sukses BATAN adalah dalam penggarapan diversifikasi pangan. Ini untuk menjawab salah satu masalah di Indonesia yaitu jumlah lahan pertanian yang tidak bertambah sementara di sisi lain pertumbuhan jumlah penduduk terus meningkat. Solusinya antara lain dengan menambah jumlah waktu panen padi dan lainnya. Rentang waktu panen perlu diperpendek dan jumlah panen itu sendiri ditingkatkan.

Aplikasi teknik nuklir terkait masalah lingkungan antara lain adalah pemakaian isotop untuk menentukan asal-usul air tanah, meneliti sejauh mana intrusi air laut ke perkotaan, hingga menentukan gerak permukaan air tanah. Untuk sumber mata air misalnya, penelitian dengan teknik nuklir bisa mengetahui asal air dari mana sehingga pemerintah bisa menjaga hutan yang tepat sebagai sumber air.