Slide1
Slide2
Slide3
Slide4
Slide5
Slide6
Slide7

Keberhasilan BATAN dalam membuat pakan suplemen untuk ternak UMMB sangat menguntungkan peternak dan Pelet Stimulan Pakan Ikan (SPI) mempercepat masa panen

Slide8

Pengawetan bidang pangan mampu tidak menanggulangi kerusakan bahan pangan akibat pengaruh cuaca, serangan serangga, hingga rusak oleh mikroba."

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Collaborating Centre – Sebuah Pengakuan IAEA

Penetapan BATAN sebagai IAEA Collaborating Centre didasar pada dua hal yaitu (1) capaian signifikan oleh BATAN dalam bidang

Selengkapnya...

(Jakarta, 20 November  2019), Dalam rangka meningkatkan kapasitas pengetahuan pegawai PAIR dalam bidang polimer serta pemenuhan Pendidikan dan Pelatihan ASN 20 jam/tahun, Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) yang diprakarsai oleh Bidang Proses Radiasi menyelenggarakan sharing knowledge Senin (18/11) dan Rabu (20/11) dengan menghadirkan  narasumber Dr. Mohamad Chalid (Dosen Universitas Indonesia Jurusan Material dan Metalurgi, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia) dan Dr. Asmuwahyu Saptorahardjo (PT Intera Lestari Polimer). Sebanyak 25 orang pegawai PAIR yang terkait hadir dalam acara tersebut bertempat di Gedung Pertemuan Bidang Proses Radiasi-PAIR. 

(Jakarta, 19/11/2019), Kepala Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR), Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Totti Tjiptosumirat dan Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan (Puslitbangbun), Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Syafaruddin melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama bertempat di PAIR, BATAN, Selasa (19/11). Perjanjian kerja sama ini dalam rangka meningkatkan keahlian dan kemampuan di bidang pertanian, khususnya pemanfaatan teknologi nuklir untuk penelitian tanaman perkebunan.

(Jakarta, 18/11/2019),  Komite Nasional Akreditasi Pranata Penelitian dan Pengembangan (KNAPPP) melakukan asesmen dalam rangka akreditasi ulang Pranata Penelitian dan Pengembangan (Litbang)  Aplikasi Isotop dan Radiasi (AIR)-Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Senin (18/11) bertempat di Ruang Rapat Madya-PAIR. Tim Asesor yang terdiri dari Kuat Heriyanto (Ketua Asesor), Shabri (Asesor), dan Yuli Sulastri (Pendamping KNAPPP) diterima oleh Kepala PAIR Totti Tjiptosumirat, didampingi Manajer Mutu Darmawan Darwis, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Para Kepala Kelompok.

(Jakarta, 12/11/2019), Pusat Unggulan Iptek Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PUI-PAIR), Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), pada tanggal 12 November 2019 di evaluasi oleh Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek).

Evaluasi merupakan salah satu asistensi pembinaan untuk membahas substansi capaian kinerja lembaga litbang selama tahun 2019 serta potensi penetapan atau perpanjangan status lembaga tersebut sebagai PUI. Tim yang melakukan evaluasi adalah Prof. Dr. dr. Agus Purwadianto, DFM., S.H., M.Si.Sp.F(K), didampingi Kartika Hasanah dari Sekretariat PUI Kemenristek.

Dalam dua minggu ke depan, 4 - 15 Nopember 2019, Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) - Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) kedatangan 32 peneliti dari negara-negara Asia Pasifik dan Afrika untuk pelatihan terkait ilmu pemuliaan mutasi tanaman. Kegiatan ini merupakan bukti nyata dari ditetapkannya BATAN  sebagai pusat kolaborasi pemuliaan mutasi tanaman oleh Badan Tenaga Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA) sejak 2017. Kegiatan dibuka oleh Kepala PAIR, Totti Tjiptosumirat.