Sertifikat Akreditasi LSP BATAN oleh KAN

Sertifikat Akreditasi LSP BATAN berdasarkan SNI ISO/IEC 17024:2012

Lingkup Akreditasi yaitu Radiografi Level 1, 2 dan 3 serta lingkup Aplikasi Teknik Nuklir (ATN) yang berlaku mulai dari 23 Mei 2017

Sertifikat 3 Sistem Manajemen yang diperoleh dari Sucofindo

BATAN memperoleh Sertifikat Integrasi 3 Sistem Manajemen oleh Sucofindo

3 sistem manajemen tersebut adalah SNI ISO 9001:2015, OHSAS 18001:2007, dan SNI ISO 14001:2015

Rapat Komisi Teknis 27-01 Bidang Rekayasa Energi Nuklir

Rapat Panitia Komisi Teknis 27-01 Bidang Rekayasa Energi Nuklir

diselenggarakan pada tanggal 23 Juni 2020

Ujian Sertifikasi Petugas Iradiator sebagai Penjamin Mutu di PAIR

Ujian Sertifikasi Petugas Iradiator

PSMN sebagai Penjamin Mutu dalam kegiatan ujian sertifikasi Iradiator pada tanggal 3-4 Agustus 2020

Ujian Sertifikasi Petugas Iradiator sebagai Penjamin Mutu di PAIR

Ujian Sertifikasi Iradiator di PAIR

Ujian Sertifikasi Petugas Iradiator sebagai Penjamin Mutu di PAIR

Ujian Sertifikasi Iradiator di PAIR sebagai Penjamin Mutu

Ujian Sertifikasi Petugas Iradiator sebagai Penjamin Mutu di PAIR

Ujian Sertifikasi Iradiator di PAIR sebagai Penjamin Mutu

Ujian Sertifikasi Petugas Iradiator sebagai Penjamin Mutu di PAIR

Ujian Sertifikasi Iradiator di PAIR sebagai Penjamin Mutu

Penghargaan PSMN dalam implementasi MPN Tahun 2020

Pencapaian PSMN dalam Implementasi MPN

Penghargaan dari Kepala BATAN untuk PSMN atas implementasi Manajemen Pengetahuan Nuklir (MPN) Tahun 2020

Demo Alat Computed Radiography di PSMN

Pengenalan produk Computed Radiography (CR) di PSMN

(Jakarta, 25/06/2021) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melalui Pusat Standardisasi Mutu Nuklir (PSMN) menyelenggarakan sertifikasi personil iptek nuklir (sertifikasi personil radiografi level 1) di Yogyakarta, 24 -25 Juni 2021. Sertifikasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh personil yang bekerja di bidang radiografi telah memenuhi persyaratan yang ditentukan untuk menjamin keselamatan pekerja, masyarakat, dan lingkungan.

Berdasarkan data yang dirilis oleh laman Badan Pengawas Tenaga Nuklir, jumlah izin kegiatan yang memanfaatan zat radioaktif di Indonesia sebanyak 14965 izin. Hal ini menunjukkan bahwa pemanfaatan iptek nuklir terutama di bidang kesehatan dan industri di Indonesia semakin meningkat.

Untuk menjamin semua kegiatan yang terkait dengan pemanfaatan zat radioaktif berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, maka para pekerja harus dipastikan telah memiliki sertifikat personil iptek nuklir. Dalam hal ini, PSMN sebagai Lembaga Sertifikasi Person (LSP) yang telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) mempunyai tugas untuk menyelenggarakan sertifikasi personil iptek nuklir.

Penguji dari PSMN, Siswoto mengatakan, pelaksanaan sertifikasi dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Proses sertifikasi sesuai standar yang telah ditetapkan melalui rangkaian proses ujian kualifikasi yang meliputi ujian tertulis dan ujian praktik,” kata Siswoto.

Hasil ujian kualifikasi ini lanjut Siswoto, digunakan sebagai dasar penetapan kelulusan personil. Bagi personil yang dinyatakan lulus akan diterbitkan sertifikat kompetensi sebagai bukti obyektif dan pengakuan bahwa personil pemegang sertifikat telah memiliki komptensi yang sesuai.

Siswoto menegaskan, personil yang disertifikasi oleh LSP BATAN tidak hanya dari BATAN, namun juga berasal dari perusahaan/instansi dalam negeri dengan lingkup bidang kompetensi personil radiografi level 1, level 2, dan level 3. “Selain itu, personil iradiator, personil analisis aktivasi neutron, dan personil produksi radioisotop dan radiofarmaka disertifikasi oleh LSP BATAN,” tegasnya.

“Dengan dilakukannya sertifikasi, kompetensi personil akan meningkat dan pengoperasian instalasi/fasilitas/peralatan nuklir, jasa maupun produk industri akan berjalan dengan selamat, bermutu dan daya saing tinggi sehingga mampu berkontribusi dalam peningkatan SDM nasional untuk memperkuat daya saing bangsa,” harapnya.

Selain itu, dengan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan sertifikasi personil, Siswoto berharap, LSP BATAN dapat memperoleh predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Ke depan, LSP BATAN diharapkan dapat menambah ruang lingkup sertifikasi personil Uji Tak Rusak Radiasi untuk lingkup digital radiography dan sertifikasi personil uji tak rusak non radiasi, atau kompetensi iptek nuklir lainnya.

Mekanisme sertifikasi

Sertifikasi personil yang dilakukan oleh LSP BATAN merupakan layanan publik yang diselenggarakan oleh PSMN. Untuk mendapatkan informasi terkait sertifikasi personil, masyarakat dapat mengakses laman siserra.batan.go.id.

Untuk mengikuti sertifikasi personil, calon peserta harus mengikuti beberapa tahapan sebagai berikut. Pertama, pendaftaran dilakukan melalui laman siserra.batan.go.id dan menunggah semua persyaratan yang ditentukan.

Kedua, LSP BATAN akan melakukan evaluasi untuk menentukan kelengkapan dan kecukupan persyaratan peserta. Hanya calon peserta yang memenuhi kelengkapan dan kecukupan persyaratan yang dapat mengikuti tahapan berikutnya yakni ujian kualifikasi.

Ketiga, setelah calon peserta dinyatakan telah memenuhi kelengkatan dan kecukupan persyaratan, LSP BATAN menyelenggarakan ujian kepada para peserta sertifikasi. Jenis ujian terdiri dari ujian umum (ujian terkait materi dasar dan penunjang), ujian spesifik (ujian terkait materi utama kompetensi), dan ujian praktik (ujian untuk membuktikan kemampuan melaksanakan pengujian secara langsung).

Kempat, setelah dilakukan ujian kepada para peserta sertifikasi, tahapan berikutnya adalah LSP BATAN melakukan penilaian terhadap hasil ujian peserta secara kuantitatif dalam rentang nilai 0 s/d 100. Masing-masing jenis ujian dinilai secara terpisah.

Kelima, LSP BATAN melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil ujian beserta pemenuhan persyaratan lainnya untuk pengambilan keputusan pemberian sertifikat kepada peserta. Peserta yang dinyatakan lulus ujian dan telah memenuhi persyaratan sertifikasi akan diberikan sertifkat kompetensinya.

Siswoto memastikan, seluruh pembiayaan atau tarif layanan sertifikasi personil disesuaikan dengan ketentuan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku. “Pembayaran biaya sertifikasi oleh peserta akan langsung masuk ke kas negara, tidak ada pratik KKN dan gratifikasi dalam kegiatan sertifikasi personil,” pungkasnya. (Pur)

Layanan PSMN

Visitors

Hubungi kami

PUSAT STANDARDISASI DAN MUTU NUKLIR (PSMN)
Kawasan Puspiptek Gedung 71 lt. 1, Serpong
Telepon: (021) 75791504/ Fax: (021) 75872030
Email: psjmn[at]batan.go.id