STTN BATAN
3 Program Studi STTN BATAN
Pembelajaran di STTN BATAN
Pengabdian kepada Masyarakat STTN BATAN
Wisuda Sarjana Sains Terapan STTN BATAN

(Yogyakarta, 29/6/20). Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN – BATAN) kembali mengadakan web seminar (webinar) secara daring guna mempersiapkan perubahan Sekolah Tinggi menjadi Politeknik. Secara berkala, webinar direncanakan akan dilaksanakan secara rutin setiap satu minggu sekali hingga pertengahan Juli 2020 dengan beberapa pembahasan dan narasumber yang berkompeten pada bidangnya. Webinar sebelumnya dilaksanakan pada tanggal 11 Juni 2020 dan juga 18 Juni 2020, pelaksanaan webinar yang ketiga kalinya ini, dilaksanakan pada hari Jum’at, 26 Juni 2020 dengan menghadirkan narasumber Drs. Syafrizal Syarif, ST, MT (Asesor BAN-PT / dosen Teknik Elektro Politeknik Negeri Jakarta). Tema webinar adalah “Telaah standar Pendidikan vokasi Politeknik Negeri Jakarta (PNJ)” dengan jumlah peserta sekitar 40 orang yang terdiri pejabat struktural dan akademik, dosen dan tenaga kependidikan STTN – BATAN.

(Yogyakarta, 19/6/20).  Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN – BATAN) kembali mengadakan webinar daring. Menghadirkan nara sumber Ir. Hotma Prawoto S, MT, IP.Md (Ketua Dewan Penasehat Forum Pendidikan Vokasi Indonesia, Direktur Project Implementation Unit UGM-JICA, Direktur Sekolah Vokasi UGM 2012-2016), webinar kali ini membahas tentang Filosofi Pendidikan Tinggi Vokasi dan Pendekatan Kurikulumnya. Selain diikuti pejabat struktural dan akademik, dosen serta tenaga kependidikan STTN – BATAN, kegiatan tersebut juga diikuti oleh beberapa perwakilan stakeholder, baik dari instansi pemerintah (satuan kerja lain di BATAN) maupun dari industri.

(Yogyakarta, 19/6/20). Perkembangan teknologi yang semakin pesat, menjadi tantangan tersendiri bagi lembaga pendidikan untuk terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, salah satunya terkait dengan peningkatan fasilitas pembayaran/penyetoran penerimaan negara. Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN – BATAN) mulai mengembangkan sistem pembayaran dengan fasilitas Modul Penerimaan Negara Generasi ke-2 (MPNG-2) pada tahun 2016, dan diaplikasikan pada tahun 2017. Modul ini merupakan aplikasi berbasis web bagi pembayaran pajak, cukai, PNBP, dan non-anggaran. Salah satu bagian dari sistem MPNG-2 adalah Sistem Informasi PNBP Online (SIMPONI), dimana merupakan sistem billing yang dikelola oleh DJA untuk memfasilitasi pembayaran/penyetoran PNBP dan penerimaan non anggaran. SIMPONI memberi kemudahan bagi wajib bayar/wajib setor untuk membayar/menyetor PNBP dan penerimaan non anggaran melalui berbagai channel pembayaran seperti teller (Over The Counter), ATM (Automatic Teller Machine), EDC (Electronic Data Capture), maupun internet banking. Dengan demikian, masyarakat bebas memilih berbagai alternatif metode pembayaran yang sesuai dengan kebutuhannya.

(Yogyakarta, 15/6/20). Mahasiswa harus terus dibekali berbagai wawasan serta ketrampilan agar pada saatnya nanti siap memasuki dunia kerja. Kebijakan Merdeka Belajar – Kampus Merdeka yang diluncurkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan merupakan kerangka untuk menyiapkan mahasiswa menjadi sarjana yang tangguh, relevan dengan kebutuhan zaman, dan siap menjadi pemimpin dengan semangat kebangsaan yang tinggi.

(Yogyakarta, 8/5/2020). Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir – Badan Tenaga Nuklir Nasional (STTN – BATAN) menjadi salah satu dari 17 tim yang mendapatkan penghargaan dari Kementerian Riset dan Teknologi / Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemenristek / BRIN) melalui program Ideathon Innovation Covid-19 (Covid-19INA IDEAthon) dengan tema “Indonesia Gotong Royong Melindungi Bangsa dari COVID-19”. Adalah Ayu Jati Puspitasari, M. Si, dosen muda STTN dengan tim Mahasiswa yang terdiri dari Arya Nicosa dan Dian Bayu Prakarsa mengajukan proposalnya berjudul Sistem Pemantauan Tingkat Pernapasan & Saturasi Oksigen (SpO2) dan Sistem Kendali Regulator Oksigen Terintegrasi dengan Teknologi Internet of Things (IoT) untuk Perawatan Pasien Covid-19.