Slide item 1

BATAN Lakukan Akselerasi Pemanfaatan Bahan Galian Nuklir

BATAN melakukan akselerasi pemanfaatan dan pengelolaan bahan galian nuklir terutama mineral radioaktif, mudah-mudahan semua bisa memberikan hasil (outcomes). Sehingga apa yang kita teliti dan kembangkan tidak hanya berhenti di lab tapi juga kita hilirkan dan komersialisasikan,” ungkap Kepala BATAN, Anhar Riza Antariksawa, saat .....

Selengkapnya...
TPP_BGN
KKIP_BGN

(Jakarta, 29/08/2019) Focus Group Discussion (FGD), Kementerian Perindustrian dalam rangka Harmonisasi Regulasi dan Percepatan Hilirisasi Timah mengundang instansi pemeritah, badan usaha terkait timah, dan pemerintah daerah dari Provinsi Bangka Belitung baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir (PTBGN), BATAN menjadi salah satu tamu undangan dan dihadiri langsung oleh Kepala PTBGN, Yarianto S.B.S. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 29 Agustus 2019 di Hotel Bidakara, Jakarta.

Diskusi menghangat terkait kondisi industri peleburan timah serta kewajiban ketersediaan Competent Person (CP) dalam eksplorasi. PT Timah sebagai salah satu BUMN di bidang pertambangan, merupakan badan usaha yang masih terus melakukan eksplorasi dan eksploitasi timah. Salah satu mineral ikutan dalam pertambangan timah adalah monasit.

Kepala PTBGN menyampaikan capaian pengembangan peningkatan nilai tambah mineral khususnya monasit hingga ke aplikasinya yang perlu mendapatkan dukungan berbagai pihak.

Peraturan Pemerintah No. 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara Pasal 2 ayat 2 menyebutkan bahwa “Mineral radioaktif meliputi radium, thorium, uranium, monasit, dan bahan galian radioaktif lainnya”. Menurut UU No. 10 Tahun 1997 Pasal 3 ayat 2 menyebutkan bahwa “Badan Pelaksana menyelenggarakan penelitian dan pengembangan, penyelidikan umum, eksplorasi dan eksploitasi bahan galian nuklir, produksi bahan baku untuk pembuatan dan produksi bahan bakar nuklir, produksi radioisotop untuk keperluan penelitian dan pengembangan, dan pengelolaan limbah radioaktif.” Badan Pelaksana yang dimaksud pada pasal ini adalah Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN).

Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Dirjen ILMATE), Kementerian Perindustrian yang membuka dan menyimpulkan hasil FGD sangat mengharapkan Bangka Belitung yang kaya mineral dapat berkembang maju dalam memanfaatkan sumber daya alamnya terutama dari logam tanah jarang dan torium sebagai sumber energi masa depan. (ksw)