Slide item 1

BATAN Lakukan Akselerasi Pemanfaatan Bahan Galian Nuklir

BATAN melakukan akselerasi pemanfaatan dan pengelolaan bahan galian nuklir terutama mineral radioaktif, mudah-mudahan semua bisa memberikan hasil (outcomes). Sehingga apa yang kita teliti dan kembangkan tidak hanya berhenti di lab tapi juga kita hilirkan dan komersialisasikan,” ungkap Kepala BATAN, Anhar Riza Antariksawa, saat .....

Selengkapnya...
TPP_BGN
KKIP_BGN

(Jakarta, 13/03/2020) Sejalan dengan Prioritas Riset Nasional (PRN) Pembangunan PLTN yang akan difokuskan di Kalimantan Barat, maka Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir (PTBGN) bekerja sama dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) BATAN menyelenggarakan Diklat Studi Tapak Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) pada tanggal 17 Februari sampai 13 Maret 2020 di Gedung 52 PTBGN BATAN. Diklat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pejabat fungsional (pejafung) di lingkungan PTBGN BATAN dalam melakukan studi lapangan calon tapak PLTN. Kegiatan ini juga merupakan persiapan sebelum dilaksanakannya kegiatan evaluasi calon tapak aspek geoteknik, kegempaan, dan vulkanologi yang akan dilaksanakan bekerja sama dengan Pusat Kajian Sistem Energi Nuklir (PKSEN), BATAN.

Dalam kegiatan ini, instruktur dan peserta mengkaji dasar-dasar studi tapak PLTN berdasarkan standar dan praktis terutama dari International Atomic Energy Agency (IAEA). Instruktur berasal dari internal BATAN yang berpengalaman melaksanakan studi geoteknik dan vulkanologi dalam evaluasi tapak, serta pakar seismologi, mikroseismik, dan pemantau gempa dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Dengan komposisi instruktur tersebut dan metoda diklat yang pro-aktif diharapkan dapat memberikan kompetensi dan standar yang sama antarpeserta untuk dapat memenuhi tantangan kompleksitas dalam evaluasi tapak PLTN, termasuk dalam hal standar keteknikan tertinggi karena berkaitan dengan evaluasi tapak bangunan penting dan mempunyai risiko terkait radiasi. (WC,HS)