Slide item 1

PKSEN melaksanakan pengkajian, pengembangan teknologi sistem PLTN dan pemanfaatan energi nuklir untuk pembangkitan listrik, serta studi pemanfaatan thorium sebagai bahan bakar PLTN

Slide item 2

PKSEN melaksanakan tugas manajemen pembangunan PLTN (MPP) anatara lain pengkajian potensi kemampuan industri nasional, alih teknologi PLTN dan manajemen pembangunan PLTN dan kesiapan SDM.

Slide item 3

PKSEN juga bertugas untuk melaksanakan pengembangan perencanaan sistem energi nasional dan kelistrikan khususnya skenario dengan adanya pembangkit PLTN

Slide item 4

PKSEN mempunyai tugas dan fungsi menyiapkan data teknis aspek tapak dan lingkungan calon tapak PLTN yang memadai sebagai bagian dari insentif pemerintah untuk mendukung proses perijinan PLTN

(Serpong, 25/09/2018). Sebagai lembaga pemerintah yang mempunyai tugas melakukan penelitian, pengembangan, dan pemanfaatan teknologi nuklir, Badan Tenaga Nuklir Nasinal (BATAN) terus berupaya mendekatkan diri kepada masyarakat agar masyarakat tidak hanya memandang nuklir sebagai hal yang negatif, namun memahami bahwa teknologi nuklir juga sangat bermanfaat untuk kesejahteraan masyarakat. Demikian disampaikan oleh Deputi Bidang Teknologi Energi Nuklir BATAN, Suryantoro saat membuka sarasehan bersama masyarakat sekitar Kawasan Nuklir Serpong pada Selasa (25/09/2018).

“Negara kita Indonesia sudah meratifikasi terkait dengan perjanjian internasional untuk tidak menggunakan nuklir sebagai senjata, tetapi menggunakan nuklir untuk perdamaian, untuk kesejahteraan,” ujar Suryantoro. "Teknologi nuklir mampu dimanfaatkan di berbagai bidang diantaranya pertanian, kesehatan, industri, energi, dan lingkungan,” lanjutnya.

Namun demikian hingga saat ini sebagian besar masyarakat, khususnya yang tinggal di sekitar Kawasan Puspitek Serpong dimana mempunyai jarak terdekat dengan fasilitas nuklir Serpong, belum sepenuhnya memahami bahwa teknologi nuklir mampu dimanfaatkan untuk kesejahteraan. Salah satunya yang selalu hangat dibicarakan adalah pemanfaatan teknologi nuklir sebagai pembangkit energi listrik.

Berbekal pengalaman selama 60 tahun mengelola 3 reaktor riset dan fasilitas nuklir lainnya, Badan Tenaga Nuklir Nasinal (BATAN) kini menyusun rencana pembangunan Reaktor Daya Eksperimental (RDE). RDE yang merupakan reaktor daya dengan kapasitas 10MWT atau setara dengan 3MWe nantinya akan dijadikan sebagai bukti nyata kepada masyarakat, bahwa bangsa Indonesia telah mampu merencanakan, membangun dan mengoperasikan reaktor daya dengan aman dan selamat.

“BATAN ingin mengembangkan tidak hanya reaktor riset tapi juga reaktor untuk energi listrik, yang digunakan untuk PLTN,” ujar Suryantoro. “Selama ini PLTN telah dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik oleh negara-negara maju seperti Perancis, Amerika, Rusia, Jepang dan Cina, bahkan oleh Uni Emirat Arab yang kaya akan minyak telah memanfaatkan PLTN sebagi sumber energi listriknya,” lanjutnya.

“Dengan adanya sarasehan ini dan kunjungan ke fasilitas nanti, BATAN ingin mendekatkan ke masyarakat sekitar,  bahwa kawasan nuklir ini adalah aset kita bersama, milik Indonesia, masyarakat harus tahu tentang fasilitas ini dan program-programnya serta manfaatnya bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sarasehan yang mengusung tema Mendekatkan Teknologi Nuklir Kepada Masyarakat ini dihadiri sekitar 200 orang perwakilan tokoh masyarakat dari 17 kelurahan di wilayah Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Bogor. Dalam kesempatan ini hadir pula narasumber dari Badan Pusat Statistik Nasional kota Tangerang Selatan, R. Achmad Widijanto yang menyampaikan tentang Profil Demografi Kota Tangerang Selatan untuk Mendukung Pembangunan serta  narasumber dari Bappeda kota Tangerang Selatan yang menyampaikan tentang Keberadaan Puspiptek dalam Mendukung Kemajuan Kota tangerang Selatan.

Selanjutnya para peserta sarasehan diajak melihat secara langsung fasilitas nuklir yang ada di Kawasan Puspiptek, Serpong dan diberikan penjelasan bagaimana fasilitas tersebut beroperasi serta manfaatnya bagi kehidupan masyarakat di berbagai bidang. Fasilitas yang dikunjungi antara lain Reaktor G.A. Siwabessy yang merupakan reaktor riset terbesar se Asia Tenggara serta fasilitas Iradiator Gama Merah Putih yang dapat digunakan antara lain untuk pengawetan bahan makanan, sterilisasi alat kesehatan, produk herbal dan bahan kosmetik. (mirah)

Foto lainnya :