Slide item 1

PKSEN melaksanakan pengkajian, pengembangan teknologi sistem PLTN dan pemanfaatan energi nuklir untuk pembangkitan listrik, serta studi pemanfaatan thorium sebagai bahan bakar PLTN

Slide item 2

PKSEN melaksanakan tugas manajemen pembangunan PLTN (MPP) anatara lain pengkajian potensi kemampuan industri nasional, alih teknologi PLTN dan manajemen pembangunan PLTN dan kesiapan SDM.

Slide item 3

PKSEN juga bertugas untuk melaksanakan pengembangan perencanaan sistem energi nasional dan kelistrikan khususnya skenario dengan adanya pembangkit PLTN

Slide item 4

PKSEN mempunyai tugas dan fungsi menyiapkan data teknis aspek tapak dan lingkungan calon tapak PLTN yang memadai sebagai bagian dari insentif pemerintah untuk mendukung proses perijinan PLTN

(Jakarta, 31/07/2019) Bertempat di rumah makan Lembah Mas Jaya, di Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) menyapa masyarakat sekitar wilayah puspiptek dalam sebuah pertemuan informal, Selasa (30/07). Kepala Pusat Kajian Sistem Energi Nuklir, Suparman menyampaikan bahwa kegiatan saling sapa ini tujuannya agar merekatkan silaturahmi antara BATAN dengan masyarakat terdekat dari kawasan nuklir serpong, pentingnya saling mengenal sehingga nantinya kenal pada BATAN dan nuklir pada umumnya.

"Dengan tema saling sapa kami berharap nantinya masyarakat sekitar wilayah puspiptek bisa menyampaikan kepada teman, tetangga dan saudara juga bahwa tinggal disekitar nuklir itu tidak perlu dikhawatirkan. Salah satu keuntungan tinggal di sekitar kawasan nuklir adalah BATAN setiap hari nya terus memantau paparan radiasi lingkungan dan alarm akan langsung menyala jika terjadi radiasi berlebih," jelas Suparman.

Deputi Bidang Teknologi Energi Nuklir, Suryantoro dalam pertemuan tersebut  turut menjelaskan bahwa teknologi nuklir bukan lah suatu hal yang perlu ditakutkan, karena dalam keseharian pun kita sering kali bertemu dengan energi nuklir contohnya seperti melakukan pemeriksaan dengan foto rontgen atau x-ray yang kita lakukan di rumah sakit.

Kepala Seksi Keamanan Kelurahan Setu, Nurahman yang mengikuti kegiatan saling sapa ini mengatakan bahwa tinggal di sekitar kawasan nuklir Serpong tetap aman dan selamat. "Saya merasa keamanan tinggal di sekitar kawasan nuklir, ini dibuktikan dari banyaknya pengembang yang terus membangun perumahan baru di kawasan ini," ujar Nurahman.

Hal senada disampaikan Nurhada, warga kelurahan Setu, bahwa perkembangan daerah Setu diawali dengan adanya pembangunan reaktor riset nuklir dan puspiptek. “Awalnya tidak ada jalan aspal menuju ke daerah setu, namun karena ada pembangunan reaktor riset BATAN pemerintah mulai membangun jalan,” ujar Nurhada.

Untuk mengenalkan nuklir kepada masyarakat sebaiknya sampaikan baik manfaat maupun mudaratnya, pesan Achmad Saihu dari Kelurahan Bakti Jaya. "Hal ini agar nantinya masyarakat tidak salah menerima," tambah Saihu.  

Kegiatan Saling Sapa yang diusung oleh Pusat Kajian Sistem Energi Nuklir mengundang warga daerah sekitar kawasan Puspiptek, yaitu Kelurahan Keranggan, Kelurahan Muncul, Kelurahan Sengkol, dan Kelurahan Bakti Jaya. (SET)