Slide item 1

PKSEN melaksanakan pengkajian, pengembangan teknologi sistem PLTN dan pemanfaatan energi nuklir untuk pembangkitan listrik, serta studi pemanfaatan thorium sebagai bahan bakar PLTN

Slide item 2

PKSEN melaksanakan tugas manajemen pembangunan PLTN (MPP) anatara lain pengkajian potensi kemampuan industri nasional, alih teknologi PLTN dan manajemen pembangunan PLTN dan kesiapan SDM.

Slide item 3

PKSEN juga bertugas untuk melaksanakan pengembangan perencanaan sistem energi nasional dan kelistrikan khususnya skenario dengan adanya pembangkit PLTN

Slide item 4

PKSEN mempunyai tugas dan fungsi menyiapkan data teknis aspek tapak dan lingkungan calon tapak PLTN yang memadai sebagai bagian dari insentif pemerintah untuk mendukung proses perijinan PLTN

(Jakarta, 12/11/2019) Dihadapan sekitar 1400 mahasiswa Universitas Pamulang, Deputi Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) Bidang Pendayagunaan Teknologi Nuklir, Hendig Winarno menjelaskan manfaat positif teknologi nuklir di berbagai bidang kehidupan masyarakat. Seminar nasional yang mengusung tema “Kiprah Pemuda Dalam Menyongsong Era Nuklir di Indonesia” digelar di Auditorium UNPAM Viktor, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (12/11).

“Didalam bidang pertanian, teknologi nuklir kami manfaatkan untuk melakukan pemuliaan tanaman, bila saat ini umur rata rata padi secara nasional itu diantara 105-115 hari maka kami melakukan penelitian varietas padi yang dapat berumur dibawah 100 hari, memiliki tingkat produktivitas yang tinggi, toleran terhadap hama utama dan juga tahan terhadap banjir,” jelas Hendig.

Tools yang digunakan adalah pemuliaan mutasi menggunakan iradiasi gamma, metode ini yang membedakan dengan metode yang digunakan oleh teman teman di Kementerian Pertanian yang menggunakan metode kawin silang tanaman, tambahnya. keunggulan dengan menggunakan teknik iradiasi ini adalah sebagai contoh, bila  meradiasi 30 ribu bijih padi selama 5 menit, maka dapat menghasilkan 30 ribu benih individu yang berbeda sifatnya satu sama lain. Inilah yang disebut dengan keragaman genetik, selanjutnya, dari 30 ribu bijih padi tersebut kami tanam dan dipilih yang terbaik sehingga didapatkan benih unggul yang terbaik.

Sumbangsih teknologi nuklir pada bidang pertanian sejauh ini telah menghasilkan 12 varietas unggul kedelai, 2 varietas unggul kacang hijau, 3 varietas unggul sorgum, 25 verietas unggul padi, 1 varietas unggul gandum tropis, dan 1 varietas unggul pisang.

Pada bidang kesehatan, manfaat teknologi nuklir adalah dengan memanfaatkan Radioisotop untuk terapi penyakit kanker yang telah mencapai stadium lanjut. BATAN menghasilkan produk Radioisotop Samarium 153 EDTMP sebagai alternatif terapi rasa sakit yang selama ini menggunakan morfin. “Dengan menggunakan Samarium 153 EDTMP, penderita kanker dapat menjalani hidup secara normal tanpa merasakan sakit yang diakibatkan oleh penyakitnya, dengan rentang waktu yang relatif lama, minimal hingga 2 bulan,” tambahnya.

Selain bidang pertanian dan kesehatan, aplikasi teknologi nuklir juga digunakan pada bidang industri. Dengan menggunakan teknik Uji Tak Merusak, teknologi nuklir dapat memeriksa adanya keretakan pada struktur suatu bangunan. 

“Misalnya terjadi gempa, dan dikhawatirkan tulang tulang penyangga struktur bangunan ini ada yang retak, kami dapat memeriksa kondisi struktur bangunan tersebut dengan menembakkan betatron, sinar X ataupun gamma untuk mengetahui kondisi struktur didalamnya tanpa harus dibongkar, inilah yang disebut Uji tak merusak,” katanya

Hendig berpesan, pada intinya, nuklir memang dapat berbahaya bila digunakan untuk tujuan negatif, tetapi disisi lain teknologi nuklir juga dapat bermanfaat di berbagai bidang, mulai dari pertanian, kesehatan, industri dan energi, oleh karena itu saya mengajak para adik adik sekalian untuk membumikan teknologi nuklir di bumi Indonesia, karena teknologi nuklir juga memiliki manfaat yang besar.

Tampil juga sebagai pembicara dari kaum muda yang diwakili oleh Komunitas Muda Nuklir Nasional (KOMMUN) dari wilayah Tangerang Selatan, Firda Tri Lestari, kordinator untuk wilayah Tangerang Selatan, mengajak para mahasiswa Universitas Pamulang untuk melek teknologi, dalam hal ini teknologi nuklir. Firda menjelaskan bahwa, telah banyak manfaat teknologi nuklir yang dirasakan oleh masyarakat di kehidupan sehari hari, jangan sampai manfaatnya yang begitu besar, tertutup oleh stigma negatif dimasyarakat yang disebabkan penggunaan teknologi nuklir untuk kepentingan perang.

Firda mengatakan, kegiatan yang dilakukan oleh KOMMUN adalah dengan melakukan edukasi kepada masyarakat akan manfaat nuklir untuk kesejahteraan, ini untuk memberikan informasi berimbang kepada masyarakat agar masyarakat dapat mengetahui manfaat positif dari aplikasi teknologi nuklir untuk kesejahteraan.

Selama ini kegiatan yang telah dilakukan oleh KOMMUN mencakup penyelenggaraan bincang bincang nuklir, Nuclear Goes to School, Nuclear Youth Summit, konferensi, dan Nuclear Festival, Firda berharap, melalui kegiatan tersebut dapat memberikan pemahaman positif kepada masyarakat terhadap aplikasi teknologi nuklir pada kehidupan sehari hari. (an)