WBK

.....

Slide item 8

.....

Slide Stop

.....

Slide item 1

Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN.....

Selengkapnya...
Slide item 2

Instalasi Elemen Bakar Eksperimental PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Elemen Bakar Eksperimental .....

Selengkapnya...
Slide item 3

.....

Slide item 4

.....

Slide item 6

.....

WBS

.....

(Serpong 21/5/2015). Latar Belakang yang menjadi pedoman untuk melaksanakan kegiatan pelatihan penyegaran operator dan supervisor IEBE tahun 2015 yaitu tentang keselamatan untuk menjadi prioritas utama dalam melakukan pekerjaan baik segenap aktivitas pengoperasian instalasi nuklir dalam rangka melindungi pekerja, masyarakat dan lingkungan dari bahaya radiasi.  Dibandingkan dengan reaktor nuklir, instalasi produksi bahan bakar nuklir seperti halnya Instalasi Elemen Bakar Eksperimental (IEBE) memiliki karakteristik yang berbeda, antara lain:

  1. Dekatnya hubungan antara alat, manusia dan bahan yang ditangani,
  2. Beragamnya peralatan dan bahan yang digunakan,
  3. Adanya bahaya radiologi yang besar apabila terjadi peristiwa kekritisan,
  4. Tersebarnya keberadaan bahan berbahaya termasuk bahan nuklir di dalam instalasi, serta
  5. Adanya risiko terhadap keamanan bahan nuklir.

Mengingat data statistik yang menunjukkan bahwa faktor manusia (kesalahan manusia atau human error) menempati peringkat tertinggi sebagai penyebab kecelakaan, maka pengembangan/peningkatan pengetahuan dan ketrampilan personil pengoperasi secara berkelanjutan melalui program pelatihan yang intensif merupakan kunci penting untuk menjamin keselamatan dan keamanan pengoperasian suatu instalasi nuklir.

Selain itu adanya ketentuan regulasi (Peraturan Kepala Bapeten No. 10 Tahun 2008 tentang Izin Bekerja Petugas Instalasi dan Bahan Nuklir) yang mensyaratkan bahwa setiap personil pengoperasi suatu instalasi nuklir harus memiliki Surat Izin Bekerja (SIB) dari Badan Pengawas (BAPETEN), dan mengingat pula bahwa sekitar 32 orang personil IEBE yang memiliki SIB sebagai Supervisor dan Operator akan habis masa berlakunya pada 5 Nopember 2015 dan untuk perpanjangan SIB diwajibkan mengikuti pelatihan penyegaran dan lulus pengujian rekualifikasi, maka pelaksanaan pelatihan ini akan membantu para personil pengoperasi (Operator dan Supervisor) IEBE dalam menghadapi ujian rekualifikasi SIB.

Mendukung pelaksanaan program pengembangan teknologi fabrikasi bahan bakar reaktor daya secara efektif, aman dan selamat. Mendukung pelaksanaan program peningkatan profesionalisme SDM serta program knowledge preservation secara berkelanjutan Meningkatkan kompetensi para personil (operator dan supervisor) agar mampu melaksanakan tugas pengoperasian IEBE secara aman, selamat, efisien dan efektif.
Membantu para personil pengoperasi (Operator dan Supervisor) IEBE agar mampu menghadapi ujian rekualifikasi untuk mendapatkan SIB.

Menurut Prof. Dr. Ridwan selaku Kepala Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir kegiatan semacam ini akan terus dilaksanakan  mengingat Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir mempunyai nilai tambah dibandingkan dengan Pusat-Pusat lain sehingga “melakukan pekerjaan di PTBBN harus memiliki Surat Izin Bekerja (SIB) secara berkualitas”  sebab orang yang memiliki SIB adalah orang yang bersertifikat dan berkualitas serta professional dalam melaklukan pekerjaan diiringi dengan bertambahkan nilai perilaku yang baik dari tahun ke tahun.

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan , Dr. Ir. Sudi Ariyanto, M.Eng menyampaikan dalam sambutannya kepada peserta pelatihan ibarat “orang memotong pohon”, peserta diharapakan untuk terus bekerja dengan mengasah keahlian untuk menjadikan orang yang professional, tidak hanya knowledge, skill yang hebat tatapi diiringi dengan sikap dan perilaku yang baik sehingga menunjukkan orang tersebut adalah orang yang professional dalam bekerja.

Pelatihan Penyegaran Operator dan Supervisor IEBE tahun 2015 diikuti oleh 32 pegawai PTBBN san 1 orang pegawai dari BAPETEN.