WBK

.....

Slide item 8

.....

Slide Stop

.....

Slide item 1

Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN.....

Selengkapnya...
Slide item 2

Instalasi Elemen Bakar Eksperimental PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Elemen Bakar Eksperimental .....

Selengkapnya...
Slide item 3

.....

Slide item 4

.....

Slide item 6

.....

WBS

.....

(Serpong, 16-11-2015) Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir (PTBBN)-BATAN-Serpong, menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Nuklir Forensik bertempat di gedung 20 Instalasi Radiometalurgi (IRM)-PTBBN-BATAN Kawasan Puspiptek Serpong. FGD melibatkan 30 orang peserta bermula dari staf dan para pejabat di lingkungan PTBBN dan 2 orang staf dari PTBGN. Kegiatan Nuklir forensik ini merupakan satu-satunya kegiatan yang ada di BATAN. Dalam sambutannya Kepala PTBBN  bapak Prof. Dr. Ridwan mengharapakan “FGD Nuklir Forensik bisa berkembang dalam menganalisis komposisi bahan bakar uranium, untuk mengembangkan teknologi, untuk menentukan di mana uranium berasal dan ketika diproduksi, dan untuk membuat fingerprint”.

FGD ini memberikan kemudahan dan peluang bagi peneliti untuk menjalin keterbukaan, kepercayaan, dan memahami persepsi, sikap, serta pengalaman yang dimiliki peserta. FGD memungkinkan peneliti dan peserta berdiskusi intensif dan tidak kaku dalam membahas isu-isu yang sangat spesifik. FGD juga memungkinkan  peneliti mengumpulkan informasi secara cepat dan konstruktif dari peserta yang memiliki latar belakang berbeda-beda. Di samping itu, dinamika kelompok yang terjadi selama berlangsungnya proses diskusi seringkali memberikan informasi yang penting, menarik, bahkan kadang tidak terduga. FGD ini bertujuan untuk mencapai kesepakatan tertentu mengenai suatu permasalahan yang dihadapi oleh para peserta terkait dengan kegiatan nuklir forensik. FGD ini bukan hanya sekedar rapat biasa. FGD menghadirkan narasumber dari PTBGN Bapak Ngadenin, ST dan Bapak Adi Gunawan Muhammad, MT yang dipandu oleh Moderator Bapak Drs. Yusuf Nampira.