WBK

.....

Slide item 8

.....

Slide Stop

.....

Slide item 1

Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN.....

Selengkapnya...
Slide item 2

Instalasi Elemen Bakar Eksperimental PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Elemen Bakar Eksperimental .....

Selengkapnya...
Slide item 3

.....

Slide item 4

.....

Slide item 6

.....

WBS

.....

(Tangerang Selatan, 29/07/2019) “Beri aku 10 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia,” demikian kutipan pidato Bung Karno yang sangat fenomenal. Benarlah kutipan tersebut, pemuda memang memegang peranan yang sangat penting dalam pembangunan sebuah bangsa. Hal inilah yang ditangkap oleh Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir (PTBBN) dan berharap agar kemandirian suatu bangsa dapat dicapai dari generasi muda yang memilki semangat untuk belajar dan memiliki effort yang kuat. 

Dalam mewujudkan tujuan tersebut, maka pada tanggal 26 Juli 2019 PTBBN mengadakan kegiatan “sharing and capacity building” yang ditujukan untuk para generasi muda PTBBN. Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala PTBBN, dilanjutkan dengan lari pagi dari PTBBN gedung 20 menuju lapangan PTBBN gedung 65. Sesampainya dilapangan PTBBN gedung 65, acara dilanjutkan dengan ice breaking dan game motivasi yang dipandu oleh Mugiyono, A.Md yang merupakan salah satu motivator terbaik di PTBBN.

Dalam game motivasi ini, peserta diarahkan untuk menyampaikan kondisi dan kendala yang dihadapi dilingkungan kerja, motivasi serta cita-cita yang ingin dicapai. Game motivasi ini bertujuan untuk mencairkan suasana, sehingga tidak ada sekat antara atasan dan bawahan ataupun antara mentor dengan yang dimentori, yang ada adalah satu kesatuan yang akan saling mengisi kekurangan yang ada. Dari game ini dapat teridentifikasi potensi yang dimiliki oleh peserta serta potensi kendala atau potensi masalah, sehingga diharapkan dapat dipadukan dengan potensi positif yang dimiliki oleh peserta. Hasil identifikasi yang diperoleh dari game ini akan dirangkum dan menjadi masukan bagi manajemen dalam menentukan kebijakan menuju perubahan yang lebih baik.   

Acara selanjutnya yaitu sharing pengalaman serta motivasi dari Dr. Jan Setiawan, M.Si yang merupakan figure pegawai muda PTBBN yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan S3 tepat waktu dan berhasil mencapai jenjang peneliti madya diusia yang masih muda. Jan Setiawan membagikan pengalaman dimasa-masa awalnya bekerja di PTBBN 16 tahun yang lalu, dimana saat itu ‘kerja santai” sangat melekat dengan image pegawai negeri. Namun menurutnya, itu adalah tantangan apakah kita mau tetap “waras”, apa mau ikut-ikutan, menikmati, atau tetap menjaga diri kita sendiri, itu adalah pilihan kita sendiri. Motivator terbaik adalah diri kita sendiri, walaupun disekeliling kita tidak bisa membangun diri kita tapi kita yang harus bisa menjaga diri kita agar tetap berada dijalan yang benar.

Lebih lanjut, Jan Setiawan yang saat ini diamanahi sebagai PIC atau penanggungjawab kegiatan penelitian CRP (Coordinate Research Project) yaitu sebuah proyek penelitian terkoordinasi yang disponsori oleh IAEA menyampaikan bahwa semua kita punya potensi, tapi banyak yang belum mau bergerak. Ketika kita yakin dengan kompetensi yang kita miliki, kita bisa mengambil kesempatan yang ada dan yakin bahwa kita bisa menanganinya.

Motivasi selanjutnya disampaikan oleh Ir. Agus Sumaryanto, M.S.M selaku Kepala PTBBN. Dalam kegiatan ini Kepala PTBBN menyampaikan motivasinya kepada para generasi muda PTBBN agar ketika ada kesempatan janganlah disia-siakan. Manajemen mendukung endurance para pegawainya untuk lebih pintar, lebih maju, bahkan memiliki pangkat yang lebih tinggi, namun dalam pelaksanaannya tetap harus memperhatikan hal-hal atau ketentuan yang berlaku di BATAN.

Kepala PTBBN juga mengharapkan agar para generasi muda PTBBN harus seperti satu tubuh, saling menyemangati antara satu dengan yang lainnya sehingga setiap diri memiliki pasion yang mampu membuat diri pribadi maupun PTBBN menjadi lebih baik. Setiap pribadi harus memiliki sesuatu yang dituju sehingga segala daya upaya maupun pikiran akan terfokus untuk mencapai apa yang telah menjadi tujuan. Kata kuncinya adalah bahwa kita harus semangat, endurance kita jangan sampai tidak dimanfaatkan. Waktu yang kita miliki dimanfaatkan semaksimal mungkin. Berusahalah untuk saling mengisi dan saling menyemangati, karena jika kita memikirkan orang lain maka Allah akan memikirkan kita. Gunanya berkelompok, berjama’ah, dan saling sharing adalah agar tujuan kita dapat tercapai.

Diharapkan generasi muda PTBBN bisa memiliki keunggulan daya saing sehingga kemandirian suatu bangsa bisa terwujud. Kedepannya kita harus fokus bagaimana kita bisa memiliki bahan bakar nuklir produk Indonesia. Bagaimana kita bisa mendomestifikasi bahan bakar nuklir tersebut, sehingga BATAN bisa menjadi back up supply manakala industri tidak mampu menyediakannya maka BATAN khususnya PTBBN harus bisa menjadi penopang, dan jangan sampai kita menjadi generasi pengimport. (Sar)