WBK

.....

Slide item 8

.....

Slide Stop

.....

Slide item 1

Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN.....

Selengkapnya...
Slide item 2

Instalasi Elemen Bakar Eksperimental PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Elemen Bakar Eksperimental .....

Selengkapnya...
Slide item 3

.....

Slide item 4

.....

Slide item 6

.....

WBS

.....

(Tangerang Selatan, 06/08/2019) Pusat Unggulan Iptek (PUI) adalah suatu organisasi yang berada dibawah naungan Kemenristekdikti yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas kelembagaan, sumber daya dan jaringan iptek dari lembaga litbang dalam bidang prioritas spesifik agar terjadi peningkatan relevansi dan produktivitas serta pendayagunaan iptek dalam sektor produksi untuk menumbuhkan perekonomian nasional yang pada gilirannya dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dalam masa pembinaannya, Pusat Unggulan Iptek akan mengembangkan 3 (tiga) kapasitas kelembagaan yang mencakup kapasitas lembaga mengakses informasi (Sourcing Capacity), kapasitas riset (Research and Development Capacity), dan kapasitas diseminasi (Disseminating capacity).

PTBBN sebagai lembaga penelitian dan pengembangan (litbang) yang memiliki visi unggul dan terdepan dalam inovasi litbangyasa teknologi bahan bakar nuklir, di tahun 2019 ini berhasil terpilih sebagai lembaga litbang yang akan memperoleh pembinaan dari Kemenristekdikti untuk bisa menjadi Pusat Unggulan Iptek dibidang Teknologi Bahan Bakar Nuklir. Dalam pembinaan, terdapat dua tahapan yang akan dilakukan yaitu supervisi dan fasilitasi.

Untuk bisa menjadikan PTBBN sebagai lembaga litbang yang berkompetensi dan layak ditetapkan sebagai Pusat Unggulan Iptek, maka pada tanggal 6 Agustus 2019 diadakanlah supervisi PUI PTBBN bertempat di auditorium gedung 71 BATAN. Dalam supervisi ini, progres capaian PTBBN dievaluasi oleh tim pakar supervisi yaitu Dr. Ir. Sigit, DEA dari STTN dan Dr. Ir. As Natio Lasman dari BPPT, selain itu hadir pula tim PUI dari Kemenristekdikti yang memantau jalannya kegiatan supervisi ini.     

“Kami dengan senang hati dilaksanakannya kegiatan supervisi ini, karena saya yakin ini banyak memberi manfaat buat kami khususnya di PTBBN, bagaimana kita bisa melaksanakan kegiatan PUI, khususnya bagaimana kita bisa menghilirkan produk teknologi maupun hasil-hasil litbang dari PTBBN ini ke Industri maupun ke masyarakat. Supervisi ini merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi, juga menjadi bagian bagaimana teman-teman dari ristekdikti membina kami yang masih dalam taraf pembinaan untuk PUI ini, saya yakin bisa mengarah kesana, maka kami dari teman-teman yang mewakili PUI ini dengan senang hati menerima kehadiran bapak/ibu sekalian dan tentunya disiapkan selama melaksanakan supervisi dan monitoring ini akan banyak masukan, apa yg sudah kami lakukan,” ujar Ir. Agus Sumaryanto, M.S.M selaku Kepala PTBBN dalam sambutannya.

Lelya Nirsa, S.Sos,. M.Hum. selaku tim PUI dari Kemenristekdikti dalam pembukaan kegiatan supervisi menyampaikan bahwa tim PUI meminta bantuan dari tim pakar supervisi untuk memberikan masukan terkait perkembangan dari lembaga litbang ini. Kepada  Dr. Ir. Sigit, DEA dan Dr. Ir. As Natio Lasman selaku tim pakar, Lelya Nirsa menyampaikan bahwa pembinaan PUI terhadap PTBBN diawali dengan pengisian rencana kerja dan progres capaian PTBBN di website PUI untuk selanjutnya dilakukan evaluasi, jika ada sesuatu yang sudah dilengkapi atau ada yang belum dilengkapi, diharapkan untuk dilengkapi agar bisa menambah nilai, setelah itu tim pakar akan memberikan komentar. Dalam kegiatan supervisi ini tidak ada nilai yang diberikan, hanya komentar dan masukan dari tim pakar. Agenda kegiatan ini adalah penyampaian progres capaian yang telah dilaksanakan oleh PTBBN, jika ada kendala-kendala mungkin bisa ada masukan-masukan dari tim pakar agar pelaksanaannya bisa lebih baik. Setelah kegiatan supervisi ini, selanjutnya adalah pelaksanaan monitoring dan evaluasi yang akan dilakukan pada bulan oktober 2019.

Lebih lanjut Lelya Nirsa meminta agar semua rencana kerja yang telah dilaksanakan oleh PTBBN diupload di website PUI, karena dalam monitoring dan evaluasi tersebut tidak ada lagi masukan tetapi tim pakar akan langsung memberikan penilaian. Diharapkan setelah mengikuti pembinaan dari Kemenristekdikti, PTBBN bisa menjadi lembaga litbang yang unggul, inovatif, dan berdaya saing baik ditingkat nasional maupun internasional. (Sar)