WBK

.....

Slide item 8

.....

Slide Stop

.....

Slide item 1

Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN.....

Selengkapnya...
Slide item 2

Instalasi Elemen Bakar Eksperimental PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Elemen Bakar Eksperimental .....

Selengkapnya...
Slide item 3

.....

Slide item 4

.....

Slide item 6

.....

WBS

.....

(Tangerang Selatan,27/08/2019) Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir (PTBBN) melalui Satuan Tugas Kesehatan dan Keselamatan Kerja (Satgas K3) PTBBN mengadakan Workshop Kesiapsiagaan Penanggulangan Kedaruratan Instalasi Nuklir Non Reaktor (INNR) dan Latihan Table Top Exercise (TTE) Penanggulangan Kedaruratan Nuklir Instalasi Radiometalurgi (IRM) yang dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 21 Agustus 2019 bertempat di Ruang Rapat Uranium Gedung 20 PTBBN. Acara ini dihadiri oleh seluruh karyawan Unit Pengamanan Nuklir (UPN) dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Tujuan dari Workshop Kesiapsiagaan Penanggulangan Kedaruratan Instalasi Nuklir Non Reaktor (INNR) adalah agar karyawan PTBBN mengetahui dan memahami standard penanggulangan kedaruratan nuklir di PTBBN, meningkatkan sikap peduli terhadap keselamatan dan kesehatan kerja bagi setiap karyawan serta dapat menerapkan standar penanggulangan kedaruratan nuklir.

Rangkaian kegiatan workshop ini meliputi Persentasi Penanggulangan kebakaran dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), Presentasi Penanggulangan kebakaran dengan menggunakan Hydrant, Presentasi System Fire Alarm IRM, Hotcell, dan IEBE, Kunjungan Lapangan, TTE Latihan Penanggulangan Kedaruratan Nuklir IRM, Praktek Lapangan Penggunaan APAR dan Hydrant.  ”Saya berharap workshop ini dapat meningkatkan kompetensi para CPNS dan UPN dalam penanggulangan kedaruratan non radiologi dan workshop ini merupakan salah satu program kerja dari Satgas K3” ujar Nudia selaku satgas K3.

Agus Sunarto, S.Kom mewakili Kepala PTBBN dalam sambutannya menyampaikan bahwa setiap pekerja radiasi di Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) harus terampil dan ahli dalam Penanggulangan Kedaruratan Nuklir.

Latihan TTE ini baru pertama kali dilakukan di PTBBN khususnya IRM. Tujuannya untuk meningkatkan komunikasi di Tim Penanggulangan Kedaruratan Instalasi Radiometalurgi. TTE ini juga diikuti seluruh pegawai di IRM. Kegiatan Praktek Lapangan Penggunaan APAR dan Hydrant dilakukan untuk meningkatkan skill peserta terkait penggunaan APAR dan pemadaman api dengan karung basah. Sedangkan kegiatan kunjungan lapangan disimulasikan dengan praktek melacak sensor fire Alarm di IRM yang dipicu dengan smoke tester. (NAA)