WBK

.....

Slide item 8

.....

Slide Stop

.....

Slide item 1

Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN.....

Selengkapnya...
Slide item 2

Instalasi Elemen Bakar Eksperimental PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Elemen Bakar Eksperimental .....

Selengkapnya...
Slide item 3

.....

Slide item 4

.....

Slide item 6

.....

WBS

.....

(Tangerang Selatan, 28/10/2019) Kegiatan Nuklir Forensik merupakan salah satu tugas Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir (PTBBN) berdasarkan Perka BATAN Nomor 21 tahun 2014 tentang Rincian Tugas Unit Kerja Di Badan Tenaga Nuklir Nasional. Forensik nuklir merupakan bagian kecil dari kegiatan forensik dan keamanan nuklir.  Saat ini kegiatan Forensik Nuklir di PTBBN sudah memasuki tahun ke lima dan merupakan momen yang tepat untuk melakukan sinergi antara dunia akademis, badan pelaksana, badan pengawas, penegak hukum dan TNI.

Dalam momen yang baik ini diharapkan narasumber dapat memberikan pencerahan dan wawasan yang luas sehingga peserta pendengar undangan yang merupakan pemerhati bidang  keamanan nuklir dapat membangun jaringan, berkolaborasi dan bersinergi dalam melaksanakan kegiatan dikemudian hari. Oleh karena itu tema yang diangkat dalam seminar sehari kali ini adalah mengenai wawasan dan pandangan para akademisi, peneliti dalam hal ini badan pelaksana dan badan pengawas, penegak hukum dan TNI terhadap forensik nuklir mengenai kapabilitas dan regulasi yang berkaitan tugas pokok dan fungsi institusi, dengan judul "Nuclear Forensics Insights for Academics, Researchers, Low Enforcement and Military". Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 28 Oktober 2019 bertempat di Gedung Dewan Riset Nasional, Jalan Kawasan PUSPIPTEK Muncul, Setu, Tangerang Selatan. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah memperluas jejaring, membangun kerjasama dan meningkatkan sinergi dalam kegiatan forensik khususnya dan keamanan nuklir umumnya. Sasaran dari kegiatan ini adalah peserta yang memiliki minat dan pemerhati dalam bidang keamanan nuklir. Seminar diikuti oleh 20 orang dari kalangan Wantanas, Unhan, Polri, Zeni TNI AD, dan pegawai BATAN.

Ir. Agus Sumaryanto, M.S.M selaku Kepala PTBBN dalam sambutannya menyampaikan Nuklir Forensik relative baru dan sangat baik untuk pengembangan nuklir kedepan dalam forensik dan diharapkan pula dapat mengetahui nuklir forensik untuk mendeteksi nuklir dari Negara asal. Kedepannya di Indonesia, PTBBN dapat menjadi center of excellence dalam bidang nuklir forensik.

Deputi Bidang Teknologi Energi Nuklir, Ir. Suryantoro menyampaikan bahwa forensik itu terkait dengan keamanan yang berhubungan dengan kejahatan dan berhubungan pula dengan bahan nuklir dan  zat radioaktif, yang mempunyai potensi terkait dengan gangguan keamanan. DI IAEA nuclear security juga menjadi hal yang baru, BATAN menjadi bagian dari anggota IAEA terkait dengan keselamatan dan keamanan nuklir. Dengan teknologi nuklir forensik diharapkan dapat diketahui bahan radioaktif tersebut berasal dari negara pembuatnya, sehingga apabila terjadi suatu kecelakaan dapat diidentifikasi asal radioaktif tersebut.

Sebagai narasumber dalam seminar forensic yaitu AKBP Ir. Suparnomo dari Polri, Kap Czi Tabri, S.Si dari Zeni TNI AD, Khairul, S.Kom, dan Boybul, B.Sc. DIpl. Kim dari BATAN.