WBK

.....

Slide item 8

.....

Slide Stop

.....

Slide item 1

Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN.....

Selengkapnya...
Slide item 2

Instalasi Elemen Bakar Eksperimental PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Elemen Bakar Eksperimental .....

Selengkapnya...
Slide item 3

.....

Slide item 4

.....

Slide item 6

.....

WBS

.....

(Tangerang Selatan, 14/11/2019) Public Speaking merupakan proses berbicara kepada sekelompok orang secara terstruktur dan sengaja, dengan maksud untuk memberitahu, mempengaruhi, atau menghibur pendengar. Kemampuan berkomunikasi di depan umum (public speaking) menjadi suatu tuntutan yang wajib dipenuhi dalam persaingan di era global. Sejalan dengan itu pelayanan prima (service excellence) terhadap pelanggan juga sangat diperlukan karena dengan memberikan pelayanan yang terbaik maka pelanggan akan merasa terpenuhi harapan dan kebutuhannya.

PTBBN sebagai lembaga penelitian dan pengembangan dimana aktivitasnya banyak berhubungan dengan stakeholder, menyadari bahwa pelayanan prima dan kemampuan berbicara didepan umum sangat penting dimiliki oleh pegawai di PTBBN, untuk itu pada tanggal 14 November 2019 bertempat diruang Uranium PTBBN diselenggarakan Workshop on Public Speaking & Service Excellence dengan mengundang narasumber Drs. M. Aminudin Maliki, M.Ed dari Lembaga Administrasi Negara. Workshop ini diikuti oleh staf Bagian Tata Usaha dan Petugas Layanan Informasi PTBBN-BATAN.

“Bagaimana sih kita itu dengan cara senang dengan cara riang tidak kaku tapi tujuannya tetap serius, bagaimana kita bisa memberikan pelayanan prima, bagaimana kita bisa meningkatkan komunikasi. Saya kira kegiatan ini bagus. Pengembangan SDM perlu kita giatkan karena masalah teknis tidak terlepas dari masalah-masalah non teknis. Kedepan banyak yang harus kita capai, lingkungan kita itu sangat dinamis kalau kita tidak ikut dinamis nanti akan seperti apa, mobilitasnya akan sangat tinggi. PNS itu bisa ditugaskan dimana saja, bisa ke BUMN bahkan swasta pun bisa masuk ke pegawai negeri. Maka kita harus cair, makanya nanti ketahuannya nanti setelah 5 tahun, kita jangan terlalu nyaman juga. Kita ambil contoh ojek pangkalan harus beradaptasi dengan ojek online. Kita harus beradaptasi karena lingkungan sangat dinamis,” ujar Ir. Agus Sumaryanto, M.S.M selaku Kepala Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir dalam sambutannya.

Lebih lanjut dikatakan, “Bagaimana kita mampu melayani yang muda-muda yang ada dibidang-bidang bukan hanya yang ada di internal tapi juga yang ada di eksternal. Kita juga memiliki fasilitas uji, jadi kita melayani pengujian kepada masyarakat, ada dari industri, dari perguruan tinggi, dari BATAN sendiri (litbang) tuntutan mereka itu sederhana, mereka ingin laboratorium uji kita seperti seperti di UGD, jadi orang masuk bisa kapan saja dan bisa langsung segera terselesaikan. Dari kegiatan ini bisa dilihat outcomenya nanti kita bisa lebih berseri-seri menghadapi orang, tidak panik. Dampaknya bagi masyarakat, kalau melakukan uji disana itu nyaman, mendapatkan pelayanan prima, produk kita bisa diakui internasional, dan memiliki dampak nilai tambah,” lanjut Agus.

Diharapkan dengan diadakannya kegiatan ini bisa lebih menggali potensi diri pegawai untuk menjadi public speaker yang lebih efektif dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada stakeholder. (Sar)