WBK

.....

Slide item 8

.....

Slide Stop

.....

Slide item 1

Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN.....

Selengkapnya...
Slide item 2

Instalasi Elemen Bakar Eksperimental PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Elemen Bakar Eksperimental .....

Selengkapnya...
Slide item 3

.....

Slide item 4

.....

Slide item 6

.....

WBS

.....

(Tangerang Selatan, 20/11/2019) Energi adalah benang emas yang menghubungkan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesetaraan sosial dan lingkungan yang memungkinkan dunia untuk berkembang. Pembangunan tidak mungkin tanpa energi dan pembangunan berkelanjutan tidak mungkin tanpa energi berkelanjutan. Energi terbarukan merupakan bagian integral dari masa depan berkelanjutan negara manapun, begitu pula dengan penelitian yang dikembangkan oleh suatu instansi. Penelitian memerlukan sarana dan prasarana yang mendukung terhadap keberhasilan salah satunya energi listrik. 

Penghematan energi sangat penting untuk kita lakukan, terutama mengingat akhir-akhir ini telah terjadi krisis energi di dunia. Karena terjadinya krisis energi ini, maka terciptalah berbagai sumber energi alternatif sebagai upaya untuk mencukupi kebutuhan energi yang kita gunakan. Energi yang berupa listrik dan bahan bakar minyak memang sangat memanjakan kita. Bahkan kini manusia mulai tergantung terhadap listrik, sehingga merasa dirugikan ketika mendapati listrik mati, yang bahkan dilakukan secara bergiliran sebagai upaya penghematan energi akan listrik.

Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir dalam melaksanakan penelitian, melibatkan dua fasilitas yaitu Instalasi Elemen Bakar Eksperimental (IEBE) dan Instalasi Radiometalurgi (IRM), menggunakan daya listrik pemakaian selama setahun sebesar 3.340 kVA. Tagihan biaya rekening rata-rata perbulan sebesar Rp. 449,685,943,-. Sehubungan hal tersebut untuk meningkatkan wawasan dan pemahaman pegawai tentang penghematan energi, sehingga dipandang perlu diadakannya Workshop “Manajemen Energi dan Peran Energi Baru Terbarukan Untuk Bangunan Gedung” pada tanggal 20 November 2019 bertempat di Ruang Rapat Uranium Lantai II gedung 20 IRM-PTBBN, diikuti oleh seluruh pegawai PTBBN dan pegawai BATAN di Kawasan Nuklir Serpong.

Nasorudin, ST, selaku Kepala Bidang Pengembangan Fabrikasi Bahan Bakar Nuklir yang mewakili Kepala Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir, menyampaikan terkait energi yang digunakan di PTBBN dimana kita diharapkan untuk lebih peduli dalam penggunaan energi. Beliau juga sebagai narasumber menyampaikan tentang “Sistem Sarana Dukung PTBBN”. Beliau menyampaikan bahwa ventilasi di Laboratorium PTBBN tidak sama dengan ventilasi pada umumnya dimana tekanan udara di dalam harus lebih kecil dari tekanan udara di luar, kenyamanan udara, temperatur  di dalam laboratorium harus negatif preassure. Sistem VAC dirancang one threw, pola aliran udara akan bergerak dari daerah yang tidak aktif menuju ke daerah yang aktif, sehingga aman untuk para pekerja radiasi.

Ir. Totok Sulistiyanto, M.Eng.Sc direktur PT. Narama Mandiri menyampaikan ”Manajemen Energi dan Peran Energi Baru Terbarukan Untuk Bangunan Gedung” selaku Narasumber pada workshop ini. Beliau menyampaikan penghematan biaya listrik dapat dilakukan dengan menggunakan solar panel. Wacana yang baru juga yaitu gedung dibangun mengarah ke net zero energi building, meteran listrik berputar kekanan dan kekiri diakhir bulan nol. Cara penghematan juga dapat dilakukan dengan penggunaan AC yang ramah lingkungan, mematikan komputer, air, lampu jika sudah tidak digunakan, dan menggunakan setrika listrik sesuai dengan kebutuhan, gunakan lampu penerang yang hemat energi namun memiliki cahaya yang cukup terang seperti pada lampu LED. Lampu ini dapat bersinar terang meskipun wattnya kecil, namun dalam penggunaannya sesuaikan juga dengan fungsinya.