WBK

.....

Slide item 8

.....

Slide Stop

.....

Slide item 1

Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN.....

Selengkapnya...
Slide item 2

Instalasi Elemen Bakar Eksperimental PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Elemen Bakar Eksperimental .....

Selengkapnya...
Slide item 3

.....

Slide item 4

.....

Slide item 6

.....

WBS

.....

(Tangerang Selatan, 7/02/2020) Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir (PTBBN) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Pengelolaan Limbah Cair IEBE dengan Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) di Ruang Rapat Uranium lantai 2 gedung 20 Instalasi Radiometalurgi. Kegiatan ini bertujuan untuk membahas bersama mengenai pengelolaan dan penanganan limbah yang dihasilkan dari Pilot Conversion Plant (PCP) yang ada di Instalasi Elemen Bakar Eksperimental (IEBE).

Ditengah proses persiapan dokumen reformasi birokrasi dimana PTBBN berharap untuk diusulkan sebagai WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi), Kepala PTBBN Ir. Agus Sumaryanto menyempatkan untuk memberikan sambutan dan membuka acara FGD. Melalui sambutannya, Beliau mengucapkan terima kasih kepada Kepala PTLR beserta jajarannya yang telah hadir memenuhi undangan FGD. Beliau menyampaikan bahwa acara FGD ini sebagai salah satu media sharing mengenai pengelolaan limbah, tidak hanya dari PCP tetapi juga dari IRM. Pada kesempatan tersebut Kepala PTLR, Ir. Sumarbagiono, M.T juga memberikan sambutannya. Kepala PTLR menyampaikan bahwa baru kali ini penghasil limbah mengundang PTLR untuk acara FGD. Beliau melanjutkan bahwa ini merupakan salah satu bentuk kepedulian penghasil limbah terhadap limbah yang dihasilkan. Forum ini dapat dimanfaatkan untuk saling bertukar informasi dalam pengelolaan limbah sehingga pengelolaan limbah di BATAN semakin baik.

Dalam acara FGD tersebut terdapat tiga presenter yang memaparkan materi. Presenter pertama adalah Ir. Anwar Muchsin yang memaparkan langsung mengenai limbah/efluen hasil proses konversi di Instalasi Pilot Conversion Plant, penanganan limbah dan permasalahannya. Presenter kedua adalah W. M. Yusmaman, M.Si sebagai salah satu staf BKKABN-PTBBN yang memaparkan tentang pengelolaan limbah cair di IEBE. Presentasi ketiga mengenai Waste Acceptance Criteria (WAC) yang dipaparkan langsung oleh Kabid. Pengelolaan Limbah PTLR, Bapak Hendro. Setelah pemaparan dari ketiga presenter, dilanjutkan sesi diskusi mengenai pengelolaan limbah yang berasal dari PCP. Untuk mengakomodasi limbah PCP dengan jumlah volume yang banyak, telah dimasukkan dalam agenda rencana pengelolaan limbah 2020-2024 oleh PTLR. Pada tahun 2020 ini, PTLR akan menyiapkan tangki penampungan, ijin penyimpanan limbah bahan nuklir, desain vakum evaporator dan litbang. Menanggapi beberapa pertanyaan dari PTBBN mengenai pemenuhan WAC, PTLR menjelaskan bahwa dalam keadaan khusus kriteria dalam WAC dapat dilengkapi dengan ketentuan lain dan atas persetujuan antara penghasil limbah dan PTLR. Untuk limbah yang masih mengandung uranium tidak ada batasannya sehingga limbah dapat dikirim sesuai dengan kondisi dan sesuai aturan safeguards. Untuk pH dalam kondisi netral kecuali fase organik dan limbah yang volume sedikit dapat dikirim menggunakan jerrycan sedangkan untuk volume banyak menggunakan tangki pengangkutan.(kesi/denia)