WBK

.....

Slide item 8

.....

Slide Stop

.....

Slide item 1

Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN.....

Selengkapnya...
Slide item 2

Instalasi Elemen Bakar Eksperimental PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Elemen Bakar Eksperimental .....

Selengkapnya...
Slide item 3

.....

Slide item 4

.....

Slide item 6

.....

WBS

.....

(Tangerang Selatan, 30/06/2020) Zona Integritas merupakan predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM) melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

PTBBN sebagai salah satu unit kerja yang berada di BATAN, mempersiapkan diri untuk memperoleh predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Tahapan proses yang saat ini sedang dilakukan oleh PTBBN untuk memperoleh predikat tersebut, yaitu dengan menyiapkan kelengkapan data dukung yang tercantum dalam Lembar Kerja Evaluasi Zona Integritas (LKE - ZI).

LKE - ZI yang telah diisi dan dilengkapi data dukungnya, perlu dilakukan evaluasi kesesuaiannya dengan Permenpan RB Nomor 52 Tahun 2014 sebagaimana telah diubah dengan Permenpan RB Nomor 10 Tahun 2019 tentang Pedoman Pembangunan Zona Integritas di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Atas dasar itulah, pada tanggal 30 Juni 2020 bertempat di ruang rapat Uranium PTBBN diselenggarakan  Workshop dan Evaluasi Data Dukung Lembar Kerja Evaluasi Zona Integritas (LKE-ZI) dengan menghadirkan narasumber Zulfiyandi, A.Md dari PTLR-BATAN. Acara ini dihadiri oleh Kepala PTBBN dan seluruh anggota Tim Pengelolaan Reformasi Birokrasi dan Pembangunan Zona Integritas PTBBN, serta perwakilan dari PRSG, PTRR, dan PTKRN BATAN.

Agus Sumaryanto selaku Kepala PTBBN menyampaikan arahan untuk mengoptimalkan pengumpulan data dukung oleh seluruh tim RB-ZI sebelum tanggal 13 Juli 2020. Selain itu beliau menyampaikan agar komunikasi terhadap pelanggan tetap terjalin dengan baik sehingga menggerakkan persepsi pelayanan yang lebih baik.

Sebagai pembuka, Zulfiyandi memberikan sosialisasi mengenai penilaian yang dibutuhkan untuk mencapai WBK/WBBM. Dijelaskan pula persyaratan yang tercantum dalam LKE - ZI dari semua area perubahan, serta menjelaskan bagaimana membuktikannya dengan baik agar dapat mudah di pahami dan sesuai dengan persyaratan.

Dalam pemaparannya yang berkaitan dengan penguatan akuntabilitas, Zulfiyandi menyampaikan, “Penyusunan Renstra (Rencana Strategis) dan PK (Penetapan Kinerja) harus dirapatkan, dan hasilnya harus disosialisasikan ke seluruh pegawai, agar pegawai mengetahui rencana kinerja yang akan dilakukan oleh unit kerja,” ujarnya.       

Evaluasi yang dilakukan terhadap LKE - ZI PTBBN terdiri dari 6 area perubahan yaitu Manajemen Perubahan, Penataan Tata Laksana, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas, Penguatan Pengawasan, dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik.

Pada kegiatan ini diberikan pula tips atau saran yang diberikan untuk PTBBN belajar dari kesuksesan perolehan WBK dan WBBM PTLR-BATAN. Selain melakukan evaluasi terhadap kelengkapan data dukung LKE – ZI di PTBBN, kegiatan ini sekaligus menjadi evaluasi pelaksanaan zona integritas bagi pusat-pusat lain yang sedang dalam proses mendapatkan predikat WBK/WBBM.

Diharapkan dengan diadakannya acara ini, PTBBN dapat melengkapi data dukung yang masih kurang pada masing-masing area perubahan sesuai dengan yang dipersyaratkan oleh MenpanRB. (Sar)