WBK

.....

Slide item 8

.....

Slide Stop

.....

Slide item 1

Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Radiometalurgi PTBBN-BATAN.....

Selengkapnya...
Slide item 2

Instalasi Elemen Bakar Eksperimental PTBBN-BATAN

PTBBN BATAN memiliki fasilitas Instalasi Elemen Bakar Eksperimental .....

Selengkapnya...
Slide item 3

.....

Slide item 4

.....

Slide item 6

.....

WBS

.....

(Tangerang Selatan, 20/07/2020) Uji Petik merupakan studi beban kerja untuk mendapatkan volume kerja dan waktu yang dibutuhkan pada masing-masing kegiatan. Uji Petik ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia khususnya untuk pejabat fungsional.

Atas dasar itulah, PTBBN menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis pengisian uji petik jabatan fungsional Pengembang Teknologi Nuklir (PTN) pada tanggal 25 dan 29 Juni 2020. Acara ini diselenggarakan secara tatap muka dan online melalui aplikasi zoom dengan peserta seluruh pejabat fungsional pranata nuklir keahlian dan seluruh pejabat struktural. Sosialisasi diadakan pada tanggal 25 Juni 2020 dengan menghadirkan narasumber Dr. Dede Sutarya dan Ir. Bambang Herutomo.

Pada kegiatan sosialisasi, kedua narasumber memaparkan latar belakang berdirinya jabatan fungsional PTN yaitu dalam upaya meningkatkan kemanfaatan dan daya dukung iptek nuklir untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkan mutu kehidupan manusia melalui rangkaian kegiatan pengkajian, rancang bangun dan pendayagunaan. Dijabarkan pula beberapa hal-hal prinsip yang membedakan dengan jabatan fungsional Pranata Nuklir Keahlian secara konsep dan kerangka kerjanya serta menjelaskan butir-butir kegiatan PTN.

Jabatan fungsional PTN memiliki tugas yang berbeda dengan jabatan fungsional pranata nuklir keahlian, perbedaan tersebut terletak pada tugas yang akan dilakukan yaitu pengembangan teknologi nuklir yang meliputi pengkajian, rancang bangun dan pendayagunaan teknologi nuklir.

Dalam sambutannya, Ir. Agus Sumaryanto, M.S.M selaku Kepala PTBBN berharap rekan-rekan pejabat fungsional PTN melakukan pengisian uji petik ini secara serius dengan mempelajari terlebih dahulu panduannya karena hasil uji petik ini benar-benar akan dijadikan patokan juknis untuk jabatan fungsional PTN jika telah diterapkan, dan jangan sampai kesalahan pada uji petik ini menyebabkan masalah dikemudian hari.

Setelah dilakukan Sosialisasi, selanjutnya diadakan Bimbingan teknis pengisian uji petik yang dilaksanakan pada tanggal 29 juni 2020, kegiatan ini dipantau langsung oleh Drs. Arizal, M.Si selaku Asisten Deputi Standardisasi Jabatan dan Kompetensi SDM Aparatur KemenPANRB melalui aplikasi zoom meeting, Arizal didampingi oleh staf KemenpanRB yaitu Eka Yulia dan Firdaus. Selain dipantau oleh KemenpanRB, acara pengisian uji petik ini dipantau juga oleh Pusdiklat BATAN. Dalam pemaparannya Arizal menjelaskan konsep dan tujuan jabatan fungsional PTN serta menjelaskan secara teknis cara pengisian uji petik, dijelaskan pula urgensinya hasil uji petik ini dalam memberi gambaran kegiatan yang akan dilakukan nanti terkait waktu penyelesaian dari masing-masing jenis kegiatan, sehingga KemenpanRB berharap pengisian uji petik dilakukan dengan serius dan penuh perhitungan yang baik. (Msf/Sar)