Slide item 1

PTLR-BATAN Menerima Pengelolaan Limbah Radioaktif dari Seluruh Indonesia

Di Indonesia zat radioaktif dimanfaatkan khususnya oleh industri dan rumah sakit. .....

Selengkapnya...
Slide item 2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam Pengelolaan Limbah Radioaktif

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam kegiatan fasilitas nuklir di Serpong .....

Selengkapnya...
Slide item 3

Tugas dan Tanggung Jawab Pengelolaan Limbah Radioaktif di Indonesia adalah PTLR-BATAN

Dalam UU No.10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran, bahwa Pengelolaan Limbah Radioaktif dilaksanakan oleh Badan Pelaksana .....

Selengkapnya...
Slide WBS
Slide LRA

Layanan Pengelolaan Limbah Radioaktif PTLR Langsung "panas" di Awal Tahun 2020

Layanan pengelolaan limbah radioaktif PTLR langsung "panas" di awal tahun 2020, tidak perlu menunggu waktu hingga tengah tahun. .....

Selengkapnya...

(Tangsel, 12/12/2019) “Technical Meeting on Strategies and Opportunities for the Management of Spent Fuel from Power Reactors in the Longer Time Frame”.  Badan Tenaga Nuklir Nasional menugaskan kepada Kepala Subbidang Pengelolaan Limbah Bahan Nuklir ( Irwan Santoso, M.Si.) dari Unit Kerja : Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) BATAN. Pertemuan ini di hadiri dari negar-negara anggota IAEA : Belarusia, Belgia, Armenia, Bulgaria, China, Indonesia, Iran, Jepang, Meksiko, Polandia, Perancis, Mesir, Rusia, Turki, Slovakia, Uzbekistan, USA dan dari IAEA.dari 18 negara, jumlah peserta ada 24 orang.

Tujuan dari pertemuan Technical Meeting ini adalah : untuk membahas dan membagi informasi antar Negara-negara IAEA terkait dengan tantangan, masalah dan aspek umum, peluang serta strategi dalam pengelolaan limbah bahan bakar nuklir  bekas dari reaktor nuklir dalam jangka waktu yang lebih lama. Materi yang disampaikan : Presentasi, Pemutaran Video, diskusi  kelompok dan kunjungan ke Fasilitas. 

Pada pertemuan ini peserta mendapat informasi terkini dari Negara-negara terkait dengan pengelolaan Bahan Bakar Bekas Nuklir (BBBN) dan proses daur ulangnya. Mengenai pengalaman dari negara-negara lain yang memiliki situasi dan kondisinya dengan Indonesia dapat dijadikan bahan dan pemikiran untuk diadopsi, sedangkan untuk kegiatan yang belum bisa dilakukan dijadikan inspirasi kedepannya ketika kebijakan dan strategi pengelolaan limbah radioaktif berubah. Masing-masing Negara menyampaikan presentasi tentang Country Report sesuai topik meeting tersebut. Untuk kegiatan ini dilakukan diskusi kelompok di bagi menjadi 2 kelompok, Diskusi tentang Nuclear Energy System (NES) yang difokuskan pada pengurangan beban untuk generasi mendatang akibat limbah yang ditimbulkan pada saat ini. Negara mesir, Iran dan Indonesia menyampaikan presentasi dengan judul : National Report terkait dengan Spent Fuel.  Acara berikutnya kunjungan ke fasilitas. Sesuai dengan Undang-undang Ketenaganukliran nomor : 10 Tahun 1997 tentang menyatakan bahwa Indonesia menganut siklus daur bahan bakar terbuka artinya bahwa bahan bakar nuklie bekas setelah tidak dipakai di reaktor lagi dikatagorikan sebagai limbah. Saat ini Penyimpanan Bahan Bakar Nuklir Bekas (BBNB) dilakukan di Dalam Fasilitas penyimpanan Sementara  hingga batas waktu yang ditentukan, minimal sampai tersedianya penyimpanan type kering (dry Storage) atau waktu re-eksport ke negara asal.  

Di negara-negara yang memiliki sumber energy terbatas dan PLTN menyumbang terhadap penyediaan energi nasional, telah dilakukan upaya untuk menggunakan kembali bahan bakar nuklir bekas sebagai sumber energi. Penggunaan kembali dilakukan melalui kegiatan reprocessing.  Dari hasil pertemuan ini berhasil mengidentifikasi keberhasilan kegiatan reprocessing  BBNB dari sejumlah negara yang menganut siklus daur bahan bakar nuklir tertutup seperti India, China, Jepang, Rusia dan Perancis. Keberhasilan tersebut dapat menginspirasi negara anggota lainnya untuk melakukan kegiatan serupa sehingga energy nuklir bisa dikatakan sustainable. Sebagai kelanjutan pertemuan ini, IAEA akan mengadakan pertemuan kembali pada tahun 2020 dan tahun setelahnya, yang tema pertemuan difokuskan pada hasil kegiatan terkait daur ulang bahan bakar nuklir. (rk)

LAPORKAN GRATIFIKASI, SUAP, KORUPSI MELALUI ANDROID





Layanan Limbah Radioaktif



Pengaduan Masyarakat



Portal Sistem Informasi



Statistik Pengunjung

Live Visitors Counter

Hubungi Kami

Pusat Teknologi Limbah Radioaktif - Badan Tenaga Nuklir Nasional

Gedung 50 Kawasan PUSPIPTEK Serpong Tangerang Selatan 15310 INDONESIA

Telp. (021) 7563142 , Fax. (021)7560927

website: www.batan.go.id/ptlr

email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. 

atau Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.