Slide Hut RI 76
Slide WBS
Slide item 1

PTLR-BATAN Menerima Pengelolaan Limbah Radioaktif dari Seluruh Indonesia

Di Indonesia zat radioaktif dimanfaatkan khususnya oleh industri dan rumah sakit. .....

Selengkapnya...
Slide item 2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam Pengelolaan Limbah Radioaktif

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam kegiatan fasilitas nuklir di Serpong .....

Selengkapnya...
Slide item 3

Tugas dan Tanggung Jawab Pengelolaan Limbah Radioaktif di Indonesia adalah PTLR-BATAN

Dalam UU No.10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran, bahwa Pengelolaan Limbah Radioaktif dilaksanakan oleh Badan Pelaksana .....

Selengkapnya...
Slide LRA

Layanan Pengelolaan Limbah Radioaktif PTLR Langsung "panas" di Awal Tahun 2020

Layanan pengelolaan limbah radioaktif PTLR langsung "panas" di awal tahun 2020, tidak perlu menunggu waktu hingga tengah tahun. .....

Selengkapnya...

(Tangerang Selatan, 24/02/2020) Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik merupakan salah satu area perubahan dari delapan area perubahan dalam peaksanaan reformasi birokrasi. Strategi untuk peningkatan kualitas terseput meliputi peningkatan keprofesionalan petugas pelayanan, membuat kebijakan pelayanan yang tidak berbelit belit dan peningkatan fasilitas pelayanan. Petugas pelayanan yang profesional bisa dicapai melalui pelatihan atau workshop. PTLR sebagai penyelenggara layanan jasa pengelolaan limbah radioaktif selalu berupaya untuk meningkatkan kepropfesionalan para petugas layanan.

Secara berkelanjutan, PTLR selalu berupaya meningkatan kompetensi petugas layanan. Pada tahun 2020 ini PTLR menyelenggarakan workshop layanan prima untuk petugas layanan pada senin 24 Februari 2020. Workshop diikuti sejumlah petugas layanan di PTLR serta ditambah peserta dari satuan kerja di lingkungan Batan seperti PT Inuki, PTRR, Pusdiklat.

Nara sumber yang dihadirkan adalah Ros Eka Rusiliam seorang motivator  dari The Asia Pacific Competency Center (TAPCC), suatu perusahaan yang bergerak dalam jasa pelatihan. Bukan hanya kali ini saja, Ros Eka Rusilia pernah menjadi nara sumber pada tahun 2019  pada acara serupa namun dengan beda topik pembahasan yang berbeda.

PTLR memiliki tiga fungsi, yaitu melaksanakan litbang teknologi, layanan nasional dan pembinaan teknis/edukasi pengelolaan limbah radioaktif. "Pelaksanaan tiga fungsi tersebut memerlukan layanan yang prima" ungkap Sumarbagiono, Kepala PTLR dalam memberikan sambutan saat pembukaan acara. Leih lanjut, Sumarbagiono mengajak kepada seluruh petugas layanan PTLR untuk mengubah pola pikir dari "memerintah" menjadi "melayani". Sebagai pelayan masyarakat, kita harus tetap senyum walaupun saat kondisi lelah karena beban pekerjaan yang berat.

Selanjutnya Ros Eka Rusilia memaparkan materi workshop dengan judul presentasi bagaimana meningkatkan kualitas layanan publik. Seorang Petugas Layanan harus mengetahui tipe kepribadian pelanggan yang ditemui sehingga komunikasi bisa berjalan dengan baik. Ros menjelaskan bahwa ada empat tipe kepribadian pelanggan, yaitu Emerald, Sapphire, Ruby dan Gold. Dengan memiliki kemampuan menghadapi setiap pelanggan dengan tipe kepribadian berbeda, petugas layanan bisa menyajikan layanan yang mampu menyentuh hati setiap pelanggan, tak peduli apa tipe kepribadian petugas layanan.

Setiap pelanggan menginginkan karakter pelayanan yang sifatnya mudah, kenyamanan, dapat diandalkan, personal, berkualitas, memiliki reputasi, safety menjadi pertimbangan utama, serta waktu pelayanan yang jelas. 

Pelayanan yang baik atau berkualitas sangat bergantung pada kecepatan dan profesionalisme petuga layanan walaupun tidak mengesampingkan faktor yang lain. profesionalisme bisa ditunjukan oleh cara berkomunikai, cara mengatasi masalah, dan  pemahaman produk layanan yang baik.

Bagaiamana cara mengetahui kualitas layanan? Ada tiga cara yang bisa dilakukan yaitu dengan cara mengumpulkan feedback (umpan balik) dari pelanggan, memperbaki pelayanan, dan melakukan evaluasi pelayanan. Memperbaiki pelayanan dan evaluasi, penyelenggara pelayanan bisa dilakukan dengan membuat SOP yang jelas, menetapkan target yang jelas, memberikan bonus/reward, dan dilakukan secara berkelanjutan.

Peserta workshop diminta membuat uraian tentang 10 aspek terhadap layanan yang dilakukan oleh satuan kerjanya.  Sepuluh aspek tersebut adalah credibility, security, access, communication, understanding, tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Perwakilan peserta dari PTLR dan Pusdiklat memaparkan apa yang dirasakan terhadap layanan yang telah dilakukan. Secara umum, kesepuluh kriteria  tersebut sudah memenuhi syarat dan sudah dijalankan dengan baik.

Pada akhir presentasi, nara sumber menyampaikan bahwa terciptanya kepuasan pelanggan dapat memberikan berbagai manfaat, diantaranya hubungan pelangggan dan penyelenggara layanan menjadi harmonis sehingga memberikan dasar yang baik bagi terciptanya loyalitas pelanggan (irsan)/

LAPORKAN GRATIFIKASI, SUAP, KORUPSI MELALUI ANDROID





Layanan Limbah Radioaktif



Pengaduan Masyarakat



Portal Sistem Informasi



Statistik Pengunjung

Live Visitors Counter

Hubungi Kami

Pusat Teknologi Limbah Radioaktif - Badan Tenaga Nuklir Nasional

Gedung 50 Kawasan PUSPIPTEK Serpong Tangerang Selatan 15310 INDONESIA

Telp. (021) 7563142 , Fax. (021)7560927

website: www.batan.go.id/ptlr

email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. 

atau Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.