Slide lapor go id
Slide PZI PTLR
Slide Survey Persepsi
Slide Hut RI 76
Slide WBS
Slide item 1

PTLR-BATAN Menerima Pengelolaan Limbah Radioaktif dari Seluruh Indonesia

Di Indonesia zat radioaktif dimanfaatkan khususnya oleh industri dan rumah sakit. .....

Selengkapnya...
Slide item 2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam Pengelolaan Limbah Radioaktif

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam kegiatan fasilitas nuklir di Serpong .....

Selengkapnya...
Slide item 3

Tugas dan Tanggung Jawab Pengelolaan Limbah Radioaktif di Indonesia adalah PTLR-BATAN

Dalam UU No.10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran, bahwa Pengelolaan Limbah Radioaktif dilaksanakan oleh Badan Pelaksana .....

Selengkapnya...

(Serpong, 09 Maret 2015).  “Regional Workshop on Management Options for Disused Sealed Radioactive Sources of Category 3-5, Including A Practical Demontration of Conditioning Procedures”, diselenggarakan tanggal 24-27 Februari 2015 di Philipina, selama 4 (empat) hari. Badan Tenaga Nuklir (BATAN) melalui Satuan kerjanya yaitu : Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) - BATAN telah mengirimkan 3 stafnya : Sdr. Moch. Romli, Ajrieh Setyawan, M. Ramdan untuk menghadiri pertemuan tersebut. Pertemuan ini dihadiri oleh Negara13 antara lain : Indonesia, Bangladesh, Cambodia, Iraq, Malaysia, Iran, Mongolia, Myanmar, Oman, Pakistan, Thailand, Vietnam dan Philipina sebagai tuan rumah penyelenggaraan regional workshop tersebut.  Tujuan Pertemuan ini adalah : untuk meningkatkan keahlian dan kemampuan mengenai manajemen sumber radioaktif terbungkus katagori 3-5, serta untuk meningkatkan keterampilan tentang bagaimana cara penanganan dan metode kondisioning yang dilakukan pada saat praktek prosedur kondisioning sumber terbungkus.

Selanjutnya pertemuan diisi oleh ahli (expert) di bidangnya, materi yang disampaikan antara lain :

  1. Lecture 1 : IAEA programme on the management of disused sealed radioactive source oleh Juan Carlos Benitez-Navarro.
  2. Lecture 2 : Definition life cycle and categorization of sealed radioactive source oleh Vilmos Friedrich.
  3. Lecture 3 : Management of radioactive sources in the phillippines oleh Editha A. Marcelo.
  4. Lecture 4 : Technical option for the management of disused category 3-5 source oleh Vilmos Friedrich.
  5. Lecture 5 : Technical and radiation protection procedures for conditioning of category 3-5 sources at PNRI oleh Juan Carlos Benitez-Navarro.

 Selain materi dilakukan praktek demontrasi, materi praktek yang dilakukan antara lain :

Characterization and conditioning of category 3-5 source at the waste processing and stroge facility of  PNRI oleh : Editha A. Marcelo, Vilmos Friedrich dan Juan Carlos Benitez-Navarro dan dilanjutkan dengan diskusi mengenai praktek yang telah dilaksanakan serta mendapat tugas menghitung aktifitas nuklida sumber tak terindentifikasi.       

                  Pada hari kamis jam terakhir dilakukan latihan tertulis beserta penjelasan mengenai categorization, technical option, conditioning procedures, and radiation protection. Pada sesi terakhir pertemuan dilakukan evaluasi mengenai latihan tertulis dan diskusi dan diakhiri sesi penutupan. Pelaksanaan kegiatan evaluasi workshop di akhir penutupan oleh Juan Carlos Benitez-, kemudian penutupan Regional workshop Management Options for Disused Sealed Radioactive Sources of Category 3-5, Including A Practical Demontration of Conditioning Procedures, resmi ditutup oleh Dr. Alumanda M. Dela Rosa selaku director PNRI, diakhiri dengan pembagian sertifikat untuk masing-masing peserta. (uki)

 







LAPORKAN GRATIFIKASI, SUAP, KORUPSI MELALUI ANDROID





Statistik Pengunjung

Live Visitors Counter

Hubungi Kami

Pusat Teknologi Limbah Radioaktif - Badan Tenaga Nuklir Nasional

Gedung 50 Kawasan PUSPIPTEK Serpong Tangerang Selatan 15310 INDONESIA

Telp. (021) 7563142 , Fax. (021)7560927

website: www.batan.go.id/ptlr

email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. 

atau Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.