Slide Hut RI 76
Slide WBS
Slide item 1

PTLR-BATAN Menerima Pengelolaan Limbah Radioaktif dari Seluruh Indonesia

Di Indonesia zat radioaktif dimanfaatkan khususnya oleh industri dan rumah sakit. .....

Selengkapnya...
Slide item 2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam Pengelolaan Limbah Radioaktif

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam kegiatan fasilitas nuklir di Serpong .....

Selengkapnya...
Slide item 3

Tugas dan Tanggung Jawab Pengelolaan Limbah Radioaktif di Indonesia adalah PTLR-BATAN

Dalam UU No.10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran, bahwa Pengelolaan Limbah Radioaktif dilaksanakan oleh Badan Pelaksana .....

Selengkapnya...
Slide LRA

Layanan Pengelolaan Limbah Radioaktif PTLR Langsung "panas" di Awal Tahun 2020

Layanan pengelolaan limbah radioaktif PTLR langsung "panas" di awal tahun 2020, tidak perlu menunggu waktu hingga tengah tahun. .....

Selengkapnya...

(Tangerang Selatan, 5/06/2020) Kementerian/lembaga mempunyai keharusan untuk melanjutkan tugas dan fungsi yang telah dibebankan oleh pemerintah dalam masa pandemi Covid-19. Namun untuk beradaptasi dengan kondisi pandemi, perlu dilakukan penyesuaian sistem kerja dengan menjalankan protokol kesehatan dalam aktivitas keseharian. PTLR selama masa pandemi tetap memberikan layanan publik berupa jasa pengelolaan limbah radioaktif walaupun sebagian besar pegawainya bekerja dengan sistem WFH (work from home).  Setelah sistem kerja berganti dengan basis WFO (work from office) dengan penerapan tatanan normal baru, apa saja yang telah dipersiapkan PTLR?

Persiapan menuju penerapan  tatanan normal baru merujuk pada Surat Edaran (SE) Menteri PAN-RB No. 58/2020 tentang Sistem Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara dalam Tatanan Normal Baru dan Surat Edaran Batan Nomor 12 Tahun 2020 tentang Sistem dan Perilaku Kerja Pegawai Dalam Tatanan Normal Baru Yang Produktif dan Aman Dari COVID-19 di Lingkungan BATAN. SE Menteri PAN-RB memuat penyesuaian sistem kerja bagi ASN untuk menjaga keberlangsungan pelaksanaan tugas dan fungsi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik menyongsong tatanan normal baru yang produktif dan aman dari COVID-19. Sedangkan SE Batan memberikan petunjuk tentang penyesuaian sistem kerja dan perilaku pegawai di lingkungan Batan.

Pada Jumat, 5 Juni 2020 melalui media meeting online ZOOM, dilakukan sosialisasi implementasi penerapan Tatanan Normal Baru di PTLR. Acara diikuti oleh seluruh pegawai PTLR baik yang berada di rumah masing-masing yang statusnya WFH dan juga yang berada di kantor yang statusnya WFO. Nara sumber utama adalah Suhartono, Kepala Bidang Keselamatan Kerja dan Operasi PTLR.

Acara dimulai dengan mendengarkan pembukaan dan arahan Kepala PTLR Sumarbagiono, yang dilanjutkan dengan pemutaran rekaman sambutan Kepala Batan dalam rapat persiapan penerapan Tatanan Normal Baru yang telah diselenggarakan pada waktu sebelumnya. Sosialisasi di tingkat unit kerja seperti yang dilaksanakan PTLR adalah merupakan tindak lanjut dari acara serupa di tingkat Batan.

Suhartono mengawali materi dengan mengupas tuntas Surat Edaran Batan Nomor 12 Tahun 2020. Tujuan dikeluarkannya SE tersebut adalah untuk menekan peluang personil terpapar dalam perjalanan ke dan dari tempat kerja, mencegah kantor menjadi kluster baru penyebaran Covid-19, serta memperkecil keparahan bagi populasi yang berisiko. Dalam tayangan Sekretaris Utama Batan yang disampaikan kembali oleh Suhartono, dijelaskan bahwa Tatanan Normal Baru adalah sederhana saja, yaitu misalnya memakai masker jika di luar rumah, membawa hand sanitizer, menerapkan etika ketika bersin dan batuk, sering cuci tangan menggunakan sabun dan lainnya. 

Berdasarkan SE Batan tersebut, penerapan Tatanan Normal Baru akan dimulai sejak 5 Juni 2020. Ada dua hal yang harus disesuaikan dalam penerapannya yaitu Sistem Kerja dan Perilaku Kerja Pegawai.  Karena masih dalam pandemi Covid-19, Batan memberlakukan sistem kerja pegawai secara fleksibel. Pegawai dapat melaksanakan tugas dari kantor (WFO) dan atau dari rumah/tempat tinggal (WFH) bagi pegawai ditugaskan. WFH memberikan fleksibilitas lokasi bekerja selama periode tertentu dengan memaksimalkan teknologi informasi dan komunikasi dengan tidak mengurangi produktivitas pegawai. Lebih lanjut Suhartono memaparkan implementasi SE Batan di lingkungan PTLR. Hal ini harus diketahui semua pegawai sehingga diharapkan pegawai akan merasa nyaman dalam bekerja dan bebas dari kontaminasi Covid-19. Penyesuaian perilaku pekerja dilakukan oleh Manajemen PTLR, Pegawai PTLR, dan Petugas Unit Pengamanan Nuklir (UPN). 

Manajemen PTLR telah melakukan sejumlah persiapan antara lain : memberikan edukasi tentang tatanan normal baru, memasang poster dan sticker, menambah materi paging harian juga dengan informasi Covid-19, melakukan evaluasi kondisi kesehatan pegawai secara berkala, melakukan penilaian risiko pegawai, melakukan deteksi dini dan upaya pencegahan (pengukuran suhu tubuh, penyediaan hand sanitizer dan desinfeksi ruang kerja), pengaturan ruang kerja agar terjadi physical distancing , serta menyediakan sarana Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Suhartono meminta setiap pegawai untuk selalu memastikan dirinya sehat sebelum berangkat kerja, mengganti pakaian yang digunakan selama perjalanan apabila menggunakan tranportasi umum, membawa bekal makan siang, melakukan presensi kehadiran menggunakan MAS, selalu menggunakan masker, mengurangi kontak fisik satu dengan lainnya, rajin cuci tangan, menerapkan etika batuk dan bersin, dan tidak berkerumun.

Petugas UPN akan melakukan pengukuran suhu tubuh setiap pegawai ketika masuk kantor, tidak menerima titipan barang pribadi, mengarahkan tamu untuk mencuci tangan, serta menjaga ketertiban pelaksanaan protokol kesehatan. Akhirnya nara sumber berpesan agar pegawai bekerja seperti biasa dalam Tatanan Normal Baru nantinya tapi dengan penambahan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Walaupun dilaksanakan secara daring, namun peserta sosialisasi tidak berkurang minatnya untuk melakukan tanya jawab dengan nara sumber (irsan).

LAPORKAN GRATIFIKASI, SUAP, KORUPSI MELALUI ANDROID





Layanan Limbah Radioaktif



Pengaduan Masyarakat



Portal Sistem Informasi



Statistik Pengunjung

Live Visitors Counter

Hubungi Kami

Pusat Teknologi Limbah Radioaktif - Badan Tenaga Nuklir Nasional

Gedung 50 Kawasan PUSPIPTEK Serpong Tangerang Selatan 15310 INDONESIA

Telp. (021) 7563142 , Fax. (021)7560927

website: www.batan.go.id/ptlr

email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. 

atau Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.