Slide lapor go id
Slide PZI PTLR
Slide Survey Persepsi
Slide Hut RI 76
Slide WBS
Slide item 1

PTLR-BATAN Menerima Pengelolaan Limbah Radioaktif dari Seluruh Indonesia

Di Indonesia zat radioaktif dimanfaatkan khususnya oleh industri dan rumah sakit. .....

Selengkapnya...
Slide item 2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam Pengelolaan Limbah Radioaktif

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam kegiatan fasilitas nuklir di Serpong .....

Selengkapnya...
Slide item 3

Tugas dan Tanggung Jawab Pengelolaan Limbah Radioaktif di Indonesia adalah PTLR-BATAN

Dalam UU No.10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran, bahwa Pengelolaan Limbah Radioaktif dilaksanakan oleh Badan Pelaksana .....

Selengkapnya...

(Jakarta, Jumat 18 September 2015). Kalimat diatas adalah petikan pernyataan Kepala Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) Ir. Suryantoro, MT dalam sambutan penutupanacara “Pemagangan Survei dan Pengangkutan Limbah Radioaktif dan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3)”. Pemagangan ini berlangsung dari tanggal 7 sampai dengan 18 September 2015, diikuti oleh 15 peserta dari internal PTLR. Peserta adalah pegawai berasal dari bidang dan unit yang terkait dengan pelaksanaan layanan pengelolaan limbah radioaktif dan B3 yaitu Bidang Pengelolaan Limbah, Bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Unit Pengamanan Nuklir dan Unit Jaminan Mutu.

(Serpong, 18 September 2015). Dalam rangka mensosialisasikan Iptek nuklir khususnya tentang pengelolaan limbah radioaktif,  pada hari Senin tanggal 15 September 2015 Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) menerima kunjungan dari  Sekolah Staf dan Komando Angkatan  Laut , sebanyak 200 orang. Rombongan tiba di Gd. 50 PTLR, pada pukul 11.30 WIB dan di sambut oleh  Pemandu PTLR  yang terdiri : Irwan Santoso,  Heru Sriwahyuni ,  Rukiaty,  Imam Sasmito, Marhaeni Joko P, Sayogo dan salah satu staf dari UPN. Rombongan di terima di Lobi PTLR Gd.50, rombongan langsung diberikan penjelasan oleh pemandu PTLR mengenai tupoksi PTLR dalam melaksanakan litbang dan layanan pengelolaan limbah radioaktif untuk mencegah timbulnya bahaya radiasi terhadap manusia dan lingkungan, serta melaksanakan pemantauan lingkungan untuk mendukung pemanfaatan Iptek nuklir yang selamat .  PTLR yang merupakan satu-satunya Instansi Pemerintah di bawah BATAN yang diberi kewenangan oleh undang-undang untuk mengelola limbah radioaktif dari seluruh Indonesia, pemandu juga menjelaskan  tentang pengertian limbah radioaktif,  jenis-jenis radioaktif, asal usul  limbah radioaktif yang berasal dari Internal BATAN dan Eksternal BATAN seperti : limbah Industri, rumah sakit, lembaga penelitian dan lain-lain,  dan proses pengelolaannya. Selain itu pemandu juga menjelaskan mengenai fasilitas-fasilitas yang ada di PTLR diantaranya: evaporator, kompaktor, insenerator, Chemical Treatment, Kondisioning dan  Sementasi. Pemandu juga menjelaskan bahwa PTLR tidak hanya berkonsentrasi terhadap pengelolaan limbah radioaktif saja namun juga sangat peduli terhadap lingkungan sekitarnya, hal ini dibuktikan dengan memonitoring lingkungan secara berkala dengan radius pemantauan sejauh 5 km oleh Bidang Keselamatan Kerja dan Operasi (BK2O) untuk daerah lingkungan Puspiptek dan sekitarnya. Pemandu juga menjelaskan bahwa selain PTLR melaksanakan tupoksinya, PTLR didukung oleh Sarana dan Prasana Utama yaitu : Instalasi Limbah Radioaktif dan 2 gedung Penyimpanan Sementara Limbah Radioaktif dan gedung penyimpanan limbah aktivitas tinggi : gedung penyimpanan limbah B3 dan gedung penyimpanan Bahan Bakar Nuklir Bekas KH-IPS B3 (Kanal Hubung Instalasi Penyimpanan Sementara Bahan Bakar Bekas).  pemandu memberikan penjelasan kepada rombongan mengenai cara pemrosesan pengolahan limbah cair dengan evaporator  yaitu : mengolah limbah cair organic aktivitas rendah dan sedang dengan cara penguapan pad temperature 100 oc  . Kapasitas tamping limbah radioaktif cair anorganik pra olah sebanyak 0,75 m3/jam

Serpong, 10 September 2015

Dalam rangka mensosialisasikan Iptek nuklir khususnya tentang  pengelolaan limbah radioaktif, Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) menerima  kunjungan dari  MGMP Fisika Kabupaten , Bogor,  pada tanggal 8 September  2015, sebanyak  orang. Rombongan tiba di Gd. 50 PTLR, pada pukul 12.00 WIB dan di sambut oleh Pemandu PTLR  terdiri : Irwan Santoso,  Heru Sriwahyuni ,  Rukiaty,  Imam Sasmito,  Marhaeni Joko P, Dyah Sulistyani R dan salah satu staf dari UPN. Rombongan di terima di Lobi PTLR Gd.50, rombongan langsung diberikan penjelasan oleh pemandu PTLR mengenai tupoksi PTLR dalam melaksanakan litbang dan layanan pengelolaan limbah radioaktif untuk mencegah timbulnya bahaya radiasi terhadap manusia dan lingkungan, serta melaksanakan pemantauan lingkungan untuk mendukung pemanfaatan Iptek nuklir yang selamat.  PTLR yang merupakan satu-satunya Instansi Pemerintah di bawah BATAN yang diberi kewenangan oleh undang-undang untuk mengelola limbah radioaktif dari seluruh Indonesia. Pemandu juga menjelaskan secara rinci tentang pengertian limbah radioaktif,  jenis-jenis radioaktif, asal usul limbah radioaktif dan proses pengelolaannya. Selain itu pemandu  menjelaskan mengenai fasilitas-fasilitas yang ada di PTLR diantaranya: evaporator, kompaktor, insenerator, Chemical Treatment, Unit Sementasi. Pemandu juga menjelaskan bahwa PTLR tidak hanya berkonsentrasi terhadap pengelolaan limbah radioaktif saja namun juga sangat peduli terhadap lingkungan sekitarnya, hal ini dibuktikan dengan memonitoring lingkungan secara berkala dengan radius pemantauan sejauh 5 km oleh Bidang Keselamatan Kerja dan Operasi (BK2O) untuk daerah lingkungan Puspiptek dan sekitarnya. Pemandu juga menjelaskan bahwa selain PTLR melaksanakan tupoksinya, PTLR didukung oleh Sarana dan Prasana Utama yaitu : Instalasi Limbah Radioaktif dan 2 gedung Penyimpanan Sementara Limbah Radioaktif dan gedung penyimpanan limbah aktivitas tinggi : gedung penyimpanan limbah B3 dan gedung penyimpanan Bahan Bakar Nuklir Bekas KH-IPS B3 (Kanal Hubung Instalasi Penyimpanan Sementara Bahan Bakar Bekas) dan Pemandu juga menjelaskan tentang disposal penyimpanan limbah. 

(Serpong 09/09/2015) Pusat Teknologi Limbah Radioaktif-BATAN (PTLR-BATAN) kedatangan 3 orang tamu dari Atomic Energy Licensing Board (AELB) Malaysia. Mereka adalah Mr.Nik Mohd. Faiz bin Khairudin, Mr. Fedrick Charlie Anak Mathew Bryon dan Mr. Abd. Aziz bin Sadri. Kehadiran ketiga tamu tersebut adalah dalam rangka berbagi pengalaman mengenai perancangan, pembangunan dan pengoperasian fasilitas penyimpanan sementara bahan bakar nuklir bekas (BBNB). Malaysia saat ini sedang merencanakan pembangunan fasilitas penyimpanan sementara BBNB dari reaktor Triga Mark II yang berlokasi di dekatnya, sedangkan Indonesia sudah mengoperasikan fasilitas serupa di dekat Reaktor Riset GA. Siwabessy sejak tahun 1998. Oleh karena itu pengalaman Indonesia dalam merancang, membangun dan mengoperasikan fasilitas yang diberi nama Kanal Hubung dan Instalasi Penyimpanan Sementara Bahan Bakar Bekas (KH-IPSB3) menjadi hal penting bagi pihak Malaysia..

Serpong, 09 September 2015

Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) menerima kunjungan dari  Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas BATAM pada tanggal  07  September  2015 , sebanyak 15 orang. Rombongan tiba di Gd. 50 PTLR, pada pukul 13.30 WIB dan di sambut oleh Kepala Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (Ir. Suryantoro, MT) dan  Pemandu PTLR  terdiri :, Irwan Santoso,  Heru Sriwahyuni ,  Rukiaty,  Imam Sasmito, Marhaeni Joko P, Sayogo dan salah satu staf dari UPN. Rombongan di terima di Lobi PTLR Gd.50, rombongan langsung diberikan penjelasan oleh pemandu PTLR mengenai tupoksi PTLR dalam melaksanakan litbang dan layanan pengelolaan limbah radioaktif untuk mencegah timbulnya bahaya radiasi terhadap manusia dan lingkungan, serta melaksanakan pemantauan lingkungan untuk mendukung pemanfaatan Iptek nuklir yang selamat .  PTLR yang merupakan satu-satunya Instansi Pemerintah di bawah BATAN yang diberi kewenangan oleh undang-undang untuk mengelola limbah radioaktif dari seluruh Indonesia, Ka. PTLR  (Ir. Suryantoro, MT) juga menjelaskan  secara rinci tentang pengertian limbah radioaktif,  jenis-jenis radioaktif, asal usul  limbah radioaktif yang berasal dari Internal BATAN dan Eksternal BATAN seperti : limbah Industri, rumah sakit, lembaga penelitian dan lain-lain, dan proses pengelolaannya. Selain  itu pemandu  menjelaskan mengenai fasilitas-fasilitas yang ada di PTLR diantaranya: evaporator, kompaktor, insenerator, Chemical Treatment, Unit Sementasi. Pemandu juga menjelaskan bahwa PTLR tidak hanya berkonsentrasi terhadap pengelolaan limbah radioaktif saja namun juga sangat peduli terhadap lingkungan sekitarnya, hal ini dibuktikan dengan memonitoring lingkungan secara berkala dengan radius pemantauan sejauh 5 km oleh Bidang Keselamatan Kerja dan Operasi (BK2O) untuk daerah lingkungan Puspiptek dan sekitarnya. Pemandu juga menjelaskan bahwa selain PTLR melaksanakan tupoksinya, PTLR didukung oleh Sarana dan Prasana Utama yaitu : Instalasi Limbah Radioaktif dan 2 gedung Penyimpanan Sementara Limbah Radioaktif dan gedung penyimpanan limbah aktivitas tinggi : gedung penyimpanan limbah B3 dan gedung penyimpanan Bahan Bakar Nuklir Bekas KH-IPS B3 (Kanal Hubung Instalasi Penyimpanan Sementara Bahan Bakar Bekas).  pemandu memberikan penjelasan kepada rombongan mengenai cara pemrosesan pengolahan limbah cair dengan evaporator  yaitu : mengolah limbah cair organic aktivitas rendah dan sedang dengan cara penguapan pad temperature 100 oc  . Kapasitas tamping limbah radioaktif cair anorganik pra olah sebanyak 0,75 m3/jam . Hasil olahannya berupa konsentrat selanjutnya di immobilisasi dengan matriks semen sedangkan destilat dapat di buang ke lingkungan., dan cara pengolahan limbah padat secara kompaksi maupun  secara insenerasi, cara pencucian (Loundry)   dan pengolahan melalui Chemical Treatment serta penyimpanan limbah dan keselamatan lingkungan. Pemandu juga menjelaskan tentang disposal penyimpanan limbah. Rombongan kemudian  dilanjutkan dengan kunjungan ke Interim Storage (IS1) yaitu: Fasilitas Tempat Penyimpanan Hasil Pengelolaan Limbah Radioaktif. Di sana pengunjung juga dijelaskan secara rinci oleh pemandu tentang cara penyimpanan pengelolaan limbah radioaktif yang telah di olah melalui proses pengolahan. Rombongan sangat antusias sekali mendengarkan penjelasan dari pemandu, banyak pertanyaan yang diajukan kepada pemandu seputar penjelasan tersebut.







LAPORKAN GRATIFIKASI, SUAP, KORUPSI MELALUI ANDROID





Statistik Pengunjung

Live Visitors Counter

Hubungi Kami

Pusat Teknologi Limbah Radioaktif - Badan Tenaga Nuklir Nasional

Gedung 50 Kawasan PUSPIPTEK Serpong Tangerang Selatan 15310 INDONESIA

Telp. (021) 7563142 , Fax. (021)7560927

website: www.batan.go.id/ptlr

email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. 

atau Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.