Slide lapor go id
Slide PZI PTLR
Slide Survey Persepsi
Slide Hut RI 76
Slide WBS
Slide item 1

PTLR-BATAN Menerima Pengelolaan Limbah Radioaktif dari Seluruh Indonesia

Di Indonesia zat radioaktif dimanfaatkan khususnya oleh industri dan rumah sakit. .....

Selengkapnya...
Slide item 2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam Pengelolaan Limbah Radioaktif

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam kegiatan fasilitas nuklir di Serpong .....

Selengkapnya...
Slide item 3

Tugas dan Tanggung Jawab Pengelolaan Limbah Radioaktif di Indonesia adalah PTLR-BATAN

Dalam UU No.10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran, bahwa Pengelolaan Limbah Radioaktif dilaksanakan oleh Badan Pelaksana .....

Selengkapnya...

(Serpong, 25 Mei 2015) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melalui satuan kerjanya yaitu Pusat Teknologi Limbah (PTLR) telah mengirimkan wakilnya yaitu : Sdr Ir. Suryantoro,MT (Kepala Pusat Teknilogi Limbah Radioaktif) sebagai expert untuk menghadiri pertemuan tersebut  yang diselenggarakan pada tanggal 11-15 Mei 2015, selama 5 (lima) hari di Wina, Austria. Pertemuan ini diikuti dari 69 negara, metode yang disampaikan antara lain : presentasi dan diskusi.

Serpong, 19 Mei 2015 

Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) BATAN, dalam rangka mensosialisasi iptek nuklir di Indonesia menerima kunjungan dari Universitas Binus, peserta rombongan ada 25 Mahasiswa , pada tanggal 13 Mei 2015. Rombongan tiba di Gd. 50 PTLR, pada pukul 11.00 WIB dan di sambut oleh Pemandu PTLR  terdiri : M. Cecep Cepi H, Marheni Djoko P, Irwan Santoso, Imam Sasmito, Dyah Sulistyani R dan Agustinus. Rombongan di terima di Lobi PTLR Gd.50.  rombongan langsung diberi penjelasan oleh Pemandu mengenai tupoksi PTLR yaitu melaksanakan litbang dan layanan pengelolaan limbah radioaktif untuk mencegah timbulnya bahaya radiasi terhadap manusia dan lingkungan, serta melaksanakan pemantauan lingkungan untuk mendukung pemanfaatan iptek nuklir yang selamat dan visi, misi PTLR, serta Kegiatan PTLR yang merupakan satu-satunya Instansi Pemerintah di bawah BATAN yang diberi kewenangan oleh undang-undang untuk mengelola limbah radioaktif dari seluruh Indonesia (The One and Only). Pemandu juga menjelaskan  tentang pengertian limbah radioaktif, jenis-jenis radioaktif, asal usul limbah radioaktif dan proses pengelolaannya. Selain itu pemandu  menjelaskan mengenai fasilitas-fasilitas yang ada di PTLR diantaranya evaporator, kompaktor, insenerator, Sementasi (Immobilisasi), penyimpanan sementara (IS1. IS2, PSLAT, KH-IPSB3), mobil pengangkutan limbah dan lain-lain. Pemandu juga menjelaskan bahwa PTLR tidak hanya berkonsentrasi terhadap pengelolaan limbah radioaktif saja namun juga sangat peduli terhadap lingkungan sekitarnya, hal ini dibuktikan dengan memonitoring lingkungan secara berkala dengan radius pemantauan sejauh 5 km.

(Serpong, 11 Mei 2015) Dalam rangka mensosialisasikan iptek nuklir di Indonesia, pada tanggal 07 Mei 2015 sebanyak 20 orang, Pusat Teknologi Limbah Radioaktif (PTLR) menerima kunjungan dari Dinas Pemadam Kebakaran, Kota Depok, pengunjung tiba di Gd. 50 PTLR, pada pukul 13.00 WIB dan di sambut oleh Pemandu PTLR  terdiri : M. Cecep Cepi H, S.ST, Rukiaty, Irwan Santoso,M.Si, Marhaeni Joko P, Imam Sasmito dan Agustinus M. Pengunjung di terima di Lobi PTLR Gd.50,  rombongan langsung diberi penjelasan oleh Pemandu mengenai visi, misi PTLR, serta Kegiatan PTLR yang merupakan satu-satunya Instansi Pemerintah di bawah BATAN yang diberi kewenangan oleh undang-undang untuk mengelola limbah radioaktif dari seluruh Indonesia. Pemandu juga menjelaskan tentang pengertian limbah radioaktif, jenis-jenis radioaktif, asal usul limbah radioaktif dan proses pengelolaannya. Selain itu pemandu menjelaskan mengenai fasilitas-fasilitas yang ada di PTLR diantaranya evaporator, kompaktor, insenerator dan lain-lain. Pemandu juga menjelaskan bahwa PTLR tidak hanya berkonsentrasi terhadap pengelolaan limbah radioaktif saja namun juga sangat peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Pemandu juga menjelaskan bahwa selain PTLR melaksanakan tupoksinya, PTLR didukung oleh Sarana dan Prasana Utama yaitu : Instalasi Limbah Radioaktif dan 2 gedung Penyimpanan limbah dan gedung penyimpanan limbah aktivitas tinggi : gedung penyimpanan limbah B3 dan gedung penyimpanan Bahan Bakar Nuklir Bekas KH-IPS B3 (Kanal Hubung Instalasi Penyimpanan Sementara Bahan Bakar Bekas).  pemandu memberikan penjelasan secara rinci kepada pengunjung mengenai cara pemrosesan pengolahan limbah cair dengan evaporator, cara pencucian (Loundry) dan cara pengolahan limbah padat secara kompaksi maupun insenerasi, serta penyimpanan limbah dan keselamatan lingkungan. Pengunjung kemudian  dilanjutkan dengan kunjungan ke Instalasi limbah radioaktif dan pengunjung secara rinci mendapat penjelasan dari pemandu. 

(Serpong 4 Mei 2015). Pusat Teknologi Limbah Radioaktif telah menyelenggarakan kegiatan Workshop Klirens Limbah Radioaktif se-Kawasan Nuklir Serpong. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui peraturan dan persetujuan klirens limbah radioaktif dan mengetahui teknik klirens serta kebijakan klirens di Kawasan Nuklir Serpong (KNS). Kegiatan ini mengundang narasumber dari BAPETEN, Dra. Noviyanti Noor (Direktur Pengaturan dan Pengawasan Fasilitas Radiasi dan Zat Radioaktif) serta PPIKSN-BATAN, Dr Syahrir (Kepala Bidang Pemantauan Dosis Personel dan Lingkungan). Adapun peserta dalam kegiatan ini perwakilan PTLR, PRR, PTBBN, PSTBM dan PPIKSN.

(Bandung, 28 April 2015), ini merupakan tema Rapat Koordinasi Pengelolaan Limbah Radioaktif, Limbah B3 Internal BATAN dan Bahan Bakar Bakar Nuklir Bekas tahun 2015 Bertempat di Ruang Aula Emas Gedung B PSTNT. Acara dihadiri 60 peserta berasal dari 13 Satker di lingkungan BATAN.Kepala PTLR Ir. Suryantoro, MT menyampaikan bahwa rakor limbah merupakan acara tahunan yang dijadikan sebagai wahana untuk silaturahmi dan koordinasi antara penghasil limbah di BATAN dengan pengelola limbah (PTLR). Rakor tahun 2015 mengambil tema ”Tertib Pengelolaan Limbah sebagai Implementasi Budaya Keselamatan”. Masyarakat dan tamu yang berkunjung ke PTLR selalu menanyakan bagaimana pengelolaan limbah dari kegiatan pemanfaatan nuklir terutama PLTN. Penghasil limbah menemukan tantangan dan masalah selama penanganan limbah radioaktif dan B3, seperti limbah dengan paparan tinggi, limbah infeksius, reflektor dan lain sebagainya. PTLR akan selalu mendukung kegiatan riset di BATAN dengan cara mengelola limbah yang dihasilkan.







LAPORKAN GRATIFIKASI, SUAP, KORUPSI MELALUI ANDROID





Statistik Pengunjung

Live Visitors Counter

Hubungi Kami

Pusat Teknologi Limbah Radioaktif - Badan Tenaga Nuklir Nasional

Gedung 50 Kawasan PUSPIPTEK Serpong Tangerang Selatan 15310 INDONESIA

Telp. (021) 7563142 , Fax. (021)7560927

website: www.batan.go.id/ptlr

email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. 

atau Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.