Slide item 1

PKSEN melaksanakan pengkajian, pengembangan teknologi sistem PLTN dan pemanfaatan energi nuklir untuk pembangkitan listrik, serta studi pemanfaatan thorium sebagai bahan bakar PLTN

Slide item 2

PKSEN melaksanakan tugas manajemen pembangunan PLTN (MPP) anatara lain pengkajian potensi kemampuan industri nasional, alih teknologi PLTN dan manajemen pembangunan PLTN dan kesiapan SDM.

Slide item 3

PKSEN juga bertugas untuk melaksanakan pengembangan perencanaan sistem energi nasional dan kelistrikan khususnya skenario dengan adanya pembangkit PLTN

Slide item 4

PKSEN mempunyai tugas dan fungsi menyiapkan data teknis aspek tapak dan lingkungan calon tapak PLTN yang memadai sebagai bagian dari insentif pemerintah untuk mendukung proses perijinan PLTN

   Kegiatan Pengkajian dan Penerapan Sistem Energi Nuklir dilaksanakan oleh 52 orang  pegawai dengan  rincian kualifikasi pendidikan sebagai berikut :

-   2  orang   S3                                                   -  1  orang  D-IV

-  18 orang   S2                                                   -  7  orang   D-III                    

-  17 orang   S1                                                   -  7  orang   SLTA                                            

Kegiatan Penelitian dan Pengembangan dilaksanakan oleh 26 orang pejabat fungsional  Pusat Kajian Sistem Energi Nuklir  terdiri dari ;

 -    19 orang Peneliti                                           -   7 orang Pranata Nuklir  

Pusat Kajian Sistem Energi Nuklir berdasarkan Peraturan Kepala BATAN Nomor 14Tahun 2013, mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan pengendalian kebijakan teknis, pelaksanaan, pembinaan dan bimbingan di bidang pengkajian sistem energi nuklir dan berdasarkan Peraturan Kepala BATAN Nomor 18 Tahun 2014 tentang Organisasi dan Tata Kerja Loka Pemantauan Tapak dan Lingkungan, PKSEN juga mempunyai tugas melaksanakan pemantauan data tapak dan lingkungan PLTN.

Dalam melaksanakan tugas PKSEN menyelenggarakan fungsi sebagai berikut :

  1. pelaksanaan urusan perencanaan, persuratan dan kearsipan, kepegawaian,keuangan, perlengkapan, dan rumah tangga, dokumentasi ilmiah dan publikasi serta pelaporan.
  2. pelaksanaan pengkajian data tapak dan penerapan sistem energi nuklir.
  3. pelaksanaan pengkajian dan dukungan teknis persiapan infrastuktur sistem energi nuklir.
  4. pelaksanaan dan pemantauan gempa mikro dan geologi tapak PLTN.
  5. pelaksanaan pemantauan meteorologi dan lingkungan tapak PLTN.
  6. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Deputi Bidang Teknologi Energi Nuklir

 

Pusat Kajian Sistem Energi Nuklir (Eselon II) didukung oleh  2 (dua) orang Kepala Bidang Teknis (Eselon III), 1 (satu) orang Kepala Bagian Tata Usaha (Eselon III) , 1 (satu) orang Kepala Unit Jaminan Mutu (Eselon IV), dan 3(tiga) orang Kepala Subbagian (Eselon IV),

Pusat Kajian Sistem Energi Nuklir (PKSEN) merupakan unit kerja eselon II di bawah Deputi Bidang Teknologi Energi Nuklir (TEN) BATAN, pada awalnya bernama Pusat Pengkajian Energi Nuklir (PPkEN) yang berdiri pada tahun 1986 dengan Surat Keputusan Direktur Jenderal Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN) No. 127/DJ/XII/1986, sebagian besar personil berasal dari Bagian Teknologi Nuklir dan Energi (TNE), Biro Bina Program Bidang Nuklir (BBPBN), Proyek Penyelesaian Studi Kelayakan Pembangunan Pusat Listrik Tenaga Nuklir (PSKP-PLTN) dan Pusat Penelitian Bahan Galian Nukir (PPBGN).

Sesuai dengan perkembangan, Pusat Pengkajian Energi Nuklir (PPkEN) berubah menjadi Pusat Pengembangan Energi Nuklir (PPEN) berdasarkan SK Kepala BATAN no. 73/KA/IV/1999, kemudian berubah menjadi Pusat Pengembangan Energi Nuklir (P2EN) berdasarkan SK Kepala BATAN no. 329/KA/VII/2000 dan no. 166/KA/IV/2001, hingga akhirnya pada tanggal 27 Desember 2013 berubah menjadi Pusat Kajian Sistem Energi Nuklir (PKSEN) berdasarkan SK Kepala BATAN no. 14 tahun 2013.

Berdasarkan SK Kepala BATAN No. 14 Tahun 2013, PKSEN mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan pengendalian kebijakan teknis, pelaksanaan, dan pembinaan dan bimbingan di bidang pengkajian sistem energi nuklir yang mempunyai tugas melaksanakan pengembangan di Bidang Energi Nuklir. Dalam melaksanakan tugas tersebut, PKSEN menyelenggarakan fungsi:

  1. Pelaksanaan urusan perencanaan, persuratan dan kearsipan, kepegawaian, keuangan, perlengkapan dan rumah tangga, dokumentasi ilmiah dan publikasi serta pelaporan;
  2. Pelaksanaan pengkajian data tapak dan penerapan sistem energi nuklir;
  3. Pelaksanaan pengkajian dan dukungan teknis persiapan infrastruktur sistem energi nuklir; dan
  4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Deputi Bidang Teknologi Energi Nuklir.

BATAN unggul ditingkat regional berperan dalam Percepatan Kesejahteraan Menuju Kemandirian Bangsa