Slide item 1

PTLR-BATAN Menerima Pengelolaan Limbah Radioaktif dari Seluruh Indonesia

Di Indonesia zat radioaktif dimanfaatkan khususnya oleh industri dan rumah sakit. .....

Selengkapnya...
Slide item 2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam Pengelolaan Limbah Radioaktif

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam kegiatan fasilitas nuklir di Serpong .....

Selengkapnya...
Slide item 3

Tugas dan Tanggung Jawab Pengelolaan Limbah Radioaktif di Indonesia adalah PTLR-BATAN

Dalam UU No.10 Tahun 1997 tentang Ketenaganukliran, bahwa Pengelolaan Limbah Radioaktif dilaksanakan oleh Badan Pelaksana .....

Selengkapnya...
Slide WBS
Slide LRA

Layanan Pengelolaan Limbah Radioaktif PTLR Langsung "panas" di Awal Tahun 2020

Layanan pengelolaan limbah radioaktif PTLR langsung "panas" di awal tahun 2020, tidak perlu menunggu waktu hingga tengah tahun. .....

Selengkapnya...

Kegiatan Pengembangan Teknologi Pengolahan dan Penyimpanan Limbah mempunyai tugas melaksanakan pengembangan teknologi pengolahan limbah, penyimpanan lestari dan imobilisasi limbah, dekontaminasi, dan dekomisioning fasilitas nuklir. Litbang Pengolahan limbah radioaktif dibagi menjadi dua kelompok yaitu :

  • Pra Disposal Limbah Radioaktif, meliputi :
  • Pengembangan teknologi karakterisasi dan monitoring limbah radioaktif dan paket limbah radioaktif,
  • Pengembangan teknologi proses limbah radioaktif tingkat rendah dan sedang,
  • Pengembangan teknologi kondisioning limbah radioaktif tingkat rendah dan sedang,
  • Pengembangan teknologi penyimpanan limbah radioaktif tingkat rendah dan sedang,
  • Pengembangan teknologi dekontaminasi dan dekomisioning fasilitas nuklir dan fasilitas zat radioaktif, dan
  • Pengembangan teknologi penyimpanan limbah tingkat tinggi (bahan bakar nuklir bekas).
  • Disposal Limbah Radioaktif, meliputi :
  • Pengembangan teknologi desain disposal limbah radioaktif tingkat rendah, sedang dan tinggi,
  • Pengembangan teknologi keselamatan disposal limbah radioaktif tingkat rendah, sedang dan tinggi antara lain kajian analisis keselamatan (pemilihan skenario, modeling dan kalkulasi keselamatan), dan
  • Penelitian aspek ekonomi, sosial dan budaya disposal limbah radioaktif.

Dimensi HEPA filter tidak sesuai dengan kompaktor sehingga memerlukan alat untuk mengkondisikan HEPA Filter sebelum diolah dengan kompaktor. PTLR telah mengembangkan alat Shaping Compactor yang mampu mengubah ukuran HEPA Filter sehingga dimensinya masuk ke dalam kompaktor yang sudah ada. Shaping Compactor mempunyai dua piston untuk menekan ke dua arah yang berbeda.

Limbah radioaktif cair diolah menggunakan Evaporator yang mampu mengolah untuk volume limbah yang besar namun membutuhkan biaya operasional yang cukup mahal. PTLR telah mengembangkan metode pengolahan baru yaitu menggunakan alat penukar ion. Sudah terbukti, alat ini mampu mengolah limbah dengan kualitas hasil setara dengan Evaporator serta lebih ekonomis biaya operasionalnya.

LAPORKAN GRATIFIKASI, SUAP, KORUPSI MELALUI ANDROID





Layanan Limbah Radioaktif



Pengaduan Masyarakat



Portal Sistem Informasi



Statistik Pengunjung

Live Visitors Counter

Hubungi Kami

Pusat Teknologi Limbah Radioaktif - Badan Tenaga Nuklir Nasional

Gedung 50 Kawasan PUSPIPTEK Serpong Tangerang Selatan 15310 INDONESIA

Telp. (021) 7563142 , Fax. (021)7560927

website: www.batan.go.id/ptlr

email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya. 

atau Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.