korupsi

Korupsi merupakan kejahatan yang luar biasa yang menjadi penghambat utama tercapainya tujuan pembangunan Nasional. Upaya untuk mensinergikan kegiatan pencegahan korupsi, pelaksanaan reformasi birokrasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik, maka PSTNT menetapkan kebijakan pembangunan Zona Integritas (ZI) dengan mambangun Wilayah Bebas dari Korupsi

reaktor kartini menuju era kemandirian

REAKTOR NUKLIR BANDUNG
Menuju era kemandirian  teknologi nuklir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat"

Peresmian

Pada tanggal 24 Juni 2000 Megawati Soekarno Putri meresmikan pengoperasikan "Reaktor TRIGA 2000" di Kawasan nuklir Bandung

analisis

Peran Teknis Analisis Nuklir dalam pemantauan kualitas udara di Indonesia

Litbang

Litbang sediaan radioisotop pemancar sinar beta untuk diaplikasikan di bidang kesehatan sebagai prekursor dalam pembuatan radiofarmaka

srikandi

Setelah 52 tahun, ternyata ada wanita-wanita muda yang berprofesi sebagai operator Reaktor Nuklir di Reaktor TRIGA 2000. Mereka lah para penerus cita2 Kartini... Selamat Hari Kartini, 21 April 2017.

HUT-PSTNT

Kawasan Nuklir Bandung diresmikan pada 20 Februari 1965 yang menempati area seluas 3 ha dan merupakan tempat dibangunnya reaktor pertama di Indonesia

Berprestasi-utk-negri
Petugas-Reaktor
Slide item 13
Slide item 14

Presiden Soekarno Meresmikan Reaktor Nuklir Pertama di Indonesia Tahun 1965.

(Bandung, 02/10/2017), Strengthening The Skill, Knowledge, Applications of Nuclear Analytical Methods, Data Utilization and Data Analysis for Air Quality Research menjadi tema One Day Workshop dengan nara sumber Philip K. Hopke dari Clarkson University dan University of Rochester School of Medicine and Dentistry, USA, expert di bidang lingkungan terutama aerosol research serta sangat aktif menulis publikasi ilmiah dengan h-indeks scopus mencapai 67 dan h-indeks google scholar 87. Kegiatan ini dilaksanakan di Pusat Sains dan Teknologi Nuklir Terapan Badan tenaga Nuklir Nasional (PSTNT – BATAN) Bandung, 2 Oktober 2017.

One day workshop ini dihadiri oleh sekitar 100 peserta dari berbagai institusi yang concern dengan kualitas udara antara lain P3KLL-KLHK, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pekanbaru, DLH Palangka Raya, DLH Kota Bandung, DLH Provinsi Jawa Barat, LAPAN, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB serta beberapa satker BATAN seperti PTKMR, PSTBM dan para pejabat fungsional di PSTNT.

Kepala PSTNT, Jupiter Sitorus Pane dalam sambutannya berharap agar kegiatan ini dapat meningkatkan skill dan pengetahuan personil PSTNT di bidang polusi udara serta ke depan dapat membangun working partnership dengan Clarkson University. 

Beberapa materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut antara lain Air Pollution Control:Legislation and Regulation, Exposure and Risk Assessment of Urban Air Pollution dan The State-of-the-Art of Source Apportionment.

Sementara itu, dari kegiatan yang merupakan bagian dari program visiting scholar-Riset Pro Non Gelar 2017 dari Kemenristekdikti diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan metode, analisis data terkait kualitas udara dan pemanfaatan data tersebut untuk pemantauan dan pengelolaan kualitas udara, assessment dampak kesehatan serta lebih jauh dapat digunakan para penentu kebijakan dalam merevisi peraturan terkait baku mutu kualitas udara.

Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan pemahaman yang lebih baik dan mutakhir pada penelitian terkini di dunia terkait kualitas udara, parameter, karakterisasi sampel, pemanfaatan data dan analisis data. Di sisi lain, melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan dan memperkuat kerjasama penelitian antara institusi Indonesia BATAN dengan Clarkson University sebagai jembatan untuk membangun jejaring masa depan.<syukria/arie>