korupsi

Korupsi merupakan kejahatan yang luar biasa yang menjadi penghambat utama tercapainya tujuan pembangunan Nasional. Upaya untuk mensinergikan kegiatan pencegahan korupsi, pelaksanaan reformasi birokrasi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik, maka PSTNT menetapkan kebijakan pembangunan Zona Integritas (ZI) dengan mambangun Wilayah Bebas dari Korupsi

reaktor kartini menuju era kemandirian

REAKTOR NUKLIR BANDUNG
Menuju era kemandirian  teknologi nuklir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat"

Peresmian

Pada tanggal 24 Juni 2000 Megawati Soekarno Putri meresmikan pengoperasikan "Reaktor TRIGA 2000" di Kawasan nuklir Bandung

analisis

Peran Teknis Analisis Nuklir dalam pemantauan kualitas udara di Indonesia

Litbang

Litbang sediaan radioisotop pemancar sinar beta untuk diaplikasikan di bidang kesehatan sebagai prekursor dalam pembuatan radiofarmaka

srikandi

Setelah 52 tahun, ternyata ada wanita-wanita muda yang berprofesi sebagai operator Reaktor Nuklir di Reaktor TRIGA 2000. Mereka lah para penerus cita2 Kartini... Selamat Hari Kartini, 21 April 2017.

HUT-PSTNT

Kawasan Nuklir Bandung diresmikan pada 20 Februari 1965 yang menempati area seluas 3 ha dan merupakan tempat dibangunnya reaktor pertama di Indonesia

Berprestasi-utk-negri
Petugas-Reaktor
Slide item 13
Slide item 14

Presiden Soekarno Meresmikan Reaktor Nuklir Pertama di Indonesia Tahun 1965.

(Yogyakarta, 06/09/2019). BATAN bekerja sama dengan Perhimpunan Kedokteran Nuklir Indonesia (PKNI) menggelar puncak Kegiatan Indonesia Nuclear Expo (NEXPO) 2019 di Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta, Jumat (06/09). Indonesia NEXPO 2019 yang dihadiri sekitar 600 orang dari kalangan dosen, mahasiswa, peneliti, dokter, praktisi kesehatan, praktisi iptek nuklir, birokrat, industri, dan masyarakat, mengusung tema “Encouraging Application of Nucelar Science, Technology, Innovation and Human Resources Development Towards Prosperous Indonesia” bertujuan mengenalkan aplikasi teknologi nuklir kepada masyarakat. 

Sekitar 45 orang pegawai PSTNT yang terlibat dalam kegiatan ini, diantaranya 4 orang sebagai Invited Speaker (Jupiter Sitorus Pane, Muhayatun, Dani Gustaman dan Duyeh Setiawan) dan 38 orang sebagai pemakalah (9 orang oral presentation; presentasi poster 29 orang).

Kepala BATAN, Anhar Riza Antariksawan mengatakan melalui kegiatan ini, mengharapkan agar banyak masyarakat yang mengetahui manfaat teknologi nuklir untuk kesejahteraan manusia. "Harapannya banyak masyarakat mengetahui aplikasi iptek nuklir di berbagai bidang, khususnya aplikasi di bidang non energi," ujar Anhar.

Selain itu, melalui penyelenggaraan Indonesia NEXPO 2019 ini, diharapkan BATAN mampu meningkatkan keterlibatan para pemangku kepentingan di berbagai bidang. Keterlibatan ini tercermin dari rangkaian kegiatan yang melibatkan para pemangku kepentingan yang mengikuti Indonesia NEXPO 2019, antara lain aplikasi berkas neutron, radiografi, radiasi untuk polimer, akselerator dan aplikasinya termasuk aplikasi mesin berkas elektron (MBE) untuk mendukung pewarnaan batik dengan bahan alam.

Sementara itu, penanggung jawab kegiatan, Edy Giri Rachman Putra mengatakan, Indonesia NEXPO 2019 merupakan kegiatan yang mengenalkan hasil litbang unggulan BATAN kepada masyarakat. "Ini merupakan kegiatan yang mensinergikan kegiatan unggulan dari beberapa satuan kerja di BATAN bekerja sama dengan PKNI," kata Edy Giri. Menurutnya, teknologi nuklir saat ini telah dimanfaatkan di berbagai bidang kehidupan untuk meningkatkan kesejahteraan manusia, diantaranya pertanian, kesehatan, industri, dan lingkungan. Khususnya di bidang kedokteran, aplikasi teknologi nuklir dapat dimanfaaatkan untuk pemeriksaaan diagnostik dan terapi yang memiliki keunggulan lebih dibanding pengobatan konvensional. "Kegiatan ini membahas berbagai aplikasi teknologi nuklir utamanya adalah kedokteran nuklir, peningkatan kualitas SDM nuklir yang profesional, dan menguatkan jalinan kerja sama antara PKNI, BATAN dan pemangku kepentingan lainnya dalam membangun industri nuklir di Indonesia," tambahnya.

Selain itu, di bidang kimia, tambah Edy Giri, aplikasi iptek nuklir digunakan untuk melakukan analisis unsur, titrasi radiometri, nuclear dating serta analisis radioaktivitas lingkungan. Aplikasi di bidang kimia ini banyak dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya perguruan tinggi dan lembaga penelitian. Indonesia NEXPO 2019 menurut Edy Giri menjadi forum yang menarik karena mempertemukan para pakar di bidang nuklir, kedokteran, pertanian, profesional di bidang nuklir serta masyarakat umum dan khususnya generasi muda (Komunitas Muda Nuklir Indonesia/KOMUN). "Pertemuan ini dapat membuka peluang untuk mendapatkan informasi terbaru hasil penelitian dan inovasi terkait dengan aplikasi iptek nuklir melalui sharing dalam forum, pameran produk dan kegiatan lainnya," tutur Edy Giri.

Indonesia NEXPO 2019 merupakan rangkaian kegiatan yang berlangsung mulai 2 - 7 September 2019 di Serpong - Banten, dan Yogyakarta mencakup BATAN Accelerator School oleh Pusat Sains dan Teknologi Akselerator (PSTA), Forum for Nuclear Cooperation in Asia (FNCA) yang diselenggarakan Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR), Nuclear Quality Expo 2019 oleh Pusat Standarisasi Mutu Nuklir (PSMN), Seminar Ilmiah Internasional yang diselenggarakan bersama antara Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir (STTN), Pusat Sains dan Teknologi Bahan Maju (PSTBM), dan Pusat Sains dan Teknologi Nuklir Terapan (PSTNT), Nuclear Youth Summit oleh Pusat Diseminasi dan Kemitraan (PDK), serta PKNI.

Di akhir kegiatan, 3 orang pegawai PSTNT mendapat penghargaan Best Poster yaitu Endah Damastuti, Putu Sukmabuana dan Indah Kusmartini. Sementara 1 orang pegawai mendapatkan penghargaan Best Oral Presentation yaitu Ahmad Kurniawan.(AW)