Pengumuman Penerimaan CPSN 2019
TechnoRun

Nuclear Techno Run 2019

Daftar Sekarang...
sucofindo
SDM Nuklir
SDM Nuklir BATAN
Tomo Graphy
peresmian gedung radiosiotop
korupsi
kedelai
Radiofarmaka

(Bandung, 30/10/2019), Pusat Sains dan Teknologi Nuklir Terapan (PSTNT) Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) menggelar Pameran Hasil Litbang BATAN mulai 30 Oktober hingga 1 November 2019 di Jl. Taman Sari Bandung. Gelaran pameran ini dibuka untuk umum dengan harapan masyarakat Kota Bandung dan Jawa Barat serta masyarakat umum lainnya semakin merasa memiliki teknologi nuklir dan mendukung  perkembangannya di kemudian hari.

Kepala PSTNT, Jupiter Sitorus Pane mengatakan, bersamaan dengan pembukaan pameran ini, PSTNT meresmikan program wisata teknologi di kota Bandung. “Pada kesempatan ini, akan diselenggarakan pula peresmian ruang pamer di BATAN Bandung, sekaligus peluncuran perdana program Wisata Teknologi di Kota Bandung,” ujar Jupiter dalam siaran persnya.

(Klaten, 22/10/2019). Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) melalui Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) berhasil memperbaiki varietas padi Rojolele yang terkenal dan disukai masyarakat di Kabupaten Klaten. Keberhasilan ini diwujudkan dengan panen perdana varietas Rojolele Srinuk dan Rojolele Srinar di Kawasan Agro Techno Park (ATP), Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Selasa (22/10).

Kepala PAIR, Totti Tjiptosumirat mengatakan, keberhasilan ini merupakan komitmen BATAN dalam memanfaatkan teknologi nuklir untuk tujuan damai, khususnya di bidang pertanian. Selain itu, keberhasilan ini dapat menunjukkan kepada masyarakat bahwa pemanfaatan teknologi nuklir tidak hanya untuk senjata dan energi saja, melainkan dapat dimanfaatkan untuk berbagai bidang.

(Jakarta, 16/10/2019). Penguasaan teknologi pengolahan bahan galian nuklir sebagai bahan bakar reaktor terus dilakukan oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional melalui Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir (PTBGN). Hal ini disampaikan Kepala BATAN, Anhar Riza Antariksawan pada Seminar Nasional Geologi Nuklir dan Sumber Daya Tambang 2019 di Kawasan Nuklir Pasar Jumat, Jakarta Selatan, Rabu (16/10).

Menurutnya, penguasaan teknologi ini semata-mata dimaksudkan untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) nuklir yang sangat dibutuhkan bila saatnya nanti Indonesia menyatakan go-nuclear. “Kita sudah bisa membuat bahan bakar reaktor sendiri yang sudah diaplikasikan di reaktor riset di serpong. Selain itu, kita juga mampu membuat batang kendali sendiri yang saat ini telah digunakan di reaktor riset di Bandung,” ujarnya.

(Pontianak, 10/10/2019). Merebaknya isu akan dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Provinsi Kalimantan Barat menjadi hangat diperbincangkan. Menyikapi hal itu, Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) siap memberikan dukungan teknis sesuai tugas, fungsi, dan kewenangannya kepada semua pihak, khususnya pemerintah daerah yang berkeinginan membangun PLTN.

Hal ini disampaikan Kepala BATAN, Anhar Riza Antariksawan, sebelum membuka Seminar Infrastruktur Energi Nuklir (SIEN) di Universitas Tanjung Pura, Jl. Ahmad Yani, kota Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (10/10). "BATAN sangat mengapresiasi jika ada keinginan dari pemerintah daerah yang mempertimbangkan pembangunan PLTN karena pemerintah daerah mengetahui kondisi daerahnya, termasuk kebutuhan energi listrik secara lebih baik," kata Anhar.


pratinjau


preview

preview


   

Pengadaan Barang dan Jasa