Seleksi Jabatan Tinggi 2016

Seleksi Jabatan Tinggi 2016

Slide item 3

Reformasi Birokrasi BATAN 2016

Slide item 4

Reformasi Birokrasi BATAN 2016

Road Map Reformasi Birokrasi  BATAN 2016

Road Map Reformasi Birokrasi BATAN 2016

(Jakarta, 25/07/2019) Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Anhar Risa Antariksawan menegaskan bahwa program Reformasi Birokrasi (RB) mempunyai esensi perubahan mindset yang harus dilakukan oleh setiap Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini disampaikan pada kegiatan evaluasi pelaksanaan RB BATAN tahun 2018 di Kantor Pusat BATAN, Jl. Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (25/07).

"Esensi RB ini adalah perubahan mindset dan budaya kerja. Esensi ini dapat dicapai melalui perubahan cara berfikir dan budaya kerja. Harapan dari RB ini adalah menciptakan birokrasi pemerintah berkelas dunia," kata Anhar.

Pelaksanaan RB di BATAN menurut Anhar, dimulai sejak tahun 2011 telah berhasil membawa perubahan ke arah yang lebih baik yang salah satunya perubahan administratif yang membaik. Membaiknya perubahan ini dapat dilihat dari hasil penilaian Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB) yang selalu meningkat dari tahun ke tahun.

Pada tahun 2014 penilaian yang diberikan Kemen PAN RB terhadap pelaksanaan RB BATAN sebesar 53,30, kemudian naik menjadi 64,31 pada tahun 2015, 74,05 pada tahun 2016, meningkat lagi menjadi 76,10 pada tahun 2017. Pada tahun 2018 juga mengalami peningkatan menjadi 77,13 dari target yang ditetapkan yakni 89,07.

Sekretaris Utama, Falconi Margono mengatakan, kegiatan evaluasi pelaksanaan RB tahun 2018 ini merupakan bagian dari upaya untuk melakukan persiapan dalam menghadapi penilaian dari Kemen PAN RB. "Pelaksanaan penialian RB yang dilakukan Kemen PAN RB kali ini agak berbeda, karena selain penilaian secara lembaga juga dilakukan penilaian di tingkat eselon I," kata Falconi.

Oleh karena itulah Falconi berharap, seluruh Deputi harus menyiapkan bahan presentasi yang menggambarkan pelaksanaan RB di seluruh unit kerja yang dikoordinasikan. Selain capaian terkait RB perlu juga dipaparkan inovasi yang dilakukan oleh masing-masing unit kerja yang berdampak pada perbaikan peningkatan kinerja.

Selain Kepala BATAN, evaluasi kegiatan pelaksanaan RB di BATAN ini dihadiri oleh seluruh eselon I dan beberapa kepala unit kerja yang terkait dengan kelompok kerja pelaksanaan RB di BATAN.

Tujuan reformasi birokrasi adalah untuk menciptakan birokrasi pemerintah yang profesional dengan karakteristik, berintegrasi, berkinerja tinggi, bebas dan bersih KKN, mampu melayani publik, netral, sejahtera, berdedikasi, dan memegang teguh nilai-nilai dasar dan kode etik aparatur negara.

Program reformasi sudah dimulai sejak 2011, telah mengalami banyak perubahan baik secara administrtif melalui PMPRB harus lebih baik

Esensinya RB ini adalah perubahan mindset atau budaya, diahrapkan esensi ini dapat dicapai melalui perbahan cara berfikir, cara bekerja. Harapanna RB ini menjadikan lembaga menjadi organisasi internasional.

Kinerja harus meningkat. Sedikit demi sedikit harus melakukan perubahan.


pratinjau

preview


   

Pengadaan Barang dan Jasa