Menuju Wilayah Bebas Korupsi
Slide item 1

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 2

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 3

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama dalam pelaksanaan kegiatan produksi radioisotop dan radiofarmaka

Keselamatan pekerja, masyarakat dan lingkungan merupakan faktor utama dalam setiap kegiatan di PTRR

Selengkapnya....
Slide item 4
Slide item 5

Sejarah Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka  (PTRR) dimulai dari bidang Radioisotop pada Pusat Reaktor Atom Bandung, yang memiliki Reaktor Nuklir Triga Mark II. Dengan menggunakan fasilitas yang ada pada reaktor nuklir tersebut, bidang Radioisotop berhasil mengembangkan teknologi radioisotop dan bidang Radiofarmaka berhasil mengembangkan senyawa bertanda dan kit radiofarmaka. Kemudian, penelitian pengembangan dan produksi radioisotop dan radiofarmaka dilakukan oleh Pusat Produksi Radioisotop (PPR) yang didirikan berdasarkan SK Dirjen BATAN no.2/XII/Dirjen-BATAN/1986, tetapi peresmian penggunaan gedung 10 dan 11 di kawasan PUSPIPTEK Serpong baru dilaksanakan pada tanggal 11 Desember 1989. Sejak saat itu, seluruh kegiatan PPR dilakukan di gedung10 dan 11 di kawasan PUSPIPTEK Serpong.  Kegiatan PPR – BATAN  dalam memproduksi radioisotop sangat ditunjang oleh keberadaan Reaktor Serba Guna (RSG) GA Siwabessy yang merupakan jenis reaktor riset (penelitian) yang mempunyai daya 30 MW.

VISI

BATAN Unggul di Tingkat Regional, Berperan dalam Percepatan Kesejahteraan Menuju Kemandirian Bangsa

MISI

  • Menguasai dan melaksanakan pengembangan teknologi produksi radioisotop dan radiofarmaka serta pendayagunaan teknologi tersebut yang layak teknis dan ekonomis.
  • Menguasai dan melaksanakan pengembangan teknologi dan aplikasi siklotron, terutama untuk tujuan produksi radioisotop PET dan SPECT.
  • Menguasai dan melaksanakan teknologi produksi molecular radiotracer dan radioassay serta pendayagunaan untuk medis dan non-medis.
  • Meningkatkan pendayagunaan dan pelayanan radioisotop, radiofarmaka, radioassay dan molecular radiotracer dalam bentuk paket teknologi maupun produk dan jasa.
  • Meningkatkan aspek QCD (Quality,Cost and Delivery) dan keselamatan dalam pendayagunaan dan pelayanan.
  • Meningkatkan kerjasama kemitraan antar lembaga domestik dan internasional.

Sesuai dengan Peraturan Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional No. 16 tahun 2014 Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka mempunyai tugas melaksanakan perumusan dan pengendalian kebijakan teknis, pelaksanaan, dan pembinaan dan bimbingan di bidang teknologi produksi radioisotop dan radiofarmaka. Pengaturan mengenai Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka.

Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) adalah:

  1. Pelaksanaan urusan perencanaan, persuratan dan kearsipan, kepegawaian, keuangan, perlengkapan dan rumah tangga, dokumentasi ilmiah dan publikasi serta pelaporan;
  2. Pelaksanaan pengembangan teknologi produksi radioisotop;
  3. Pelaksanaan pengembangan teknologi produksi radiofarmaka;
  4. Pelaksanaan jaminan mutu, dan
  5. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Deputi Bidang Pendayagunaan Teknologi Nuklir.

Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka terdiri dari :

Bagian Tata Usaha

Bagian tata usaha mempunyai tugas melaksanakan urusan perencanaan, persuratan dan kearsipan, kepegawaian, keuangan, perlengkapan dan rumah tangga, dokumentasi ilmiah dan publikasi serta pelaporan.

Fungsi bagian tata usaha antara lain :

  1. pelaksanaan urusan perencanaan, persuratan dan kearsipan, kepegawaian, administrasi kegiatan ilmiah, dokumentasi dan publikasi, dan pelaporan;
  2. pelaksanaan urusan keuangan; dan
  3. pelaksanaan urusan perlengkapan dan rumah tangga.

Bagian tata usaha terdiri atas:

- Subbagian Persuratan, Kepegawaian, dan Dokumentasi Ilmiah;

Tugas dari subbagian ini adalah melakukan urusan perencanaan, persuratan dan kearsipan, kepegawaian, administrasi kegiatan ilmiah, dokumentasi dan publikasi, dan pelaporan.

- Subbagian Keuangan; dan

Subbagian Keuangan mempunyai tugas melakukan urusan keuangan.

- Subbagian Perlengkapan.

Subbagian Perlengkapan mempunyai tugas melakukan urusan perlengkapan dan rumah tangga.

Bidang Teknologi Radioisotop

Bidang Teknologi Radioisotop mempunyai tugas melaksanakan pengembangan teknologi produksi radioisotop.

Bidang Teknologi Radiofarmaka

Bidang Teknologi Radiofarmaka mempunyai tugas melaksanakan pengembangan teknologi produksi radiofarmaka.

Bidang Pengelolaan Fasilitas Produksi Radioisotop

Bidang Pengelolaan Fasilitas Produksi Radioisotop mempunyai tugas melaksanakan pengelolaan fasilitas aktivasi dan operasi, pemeliharaan dan pengembangan fasilitas produksi radioisotop dan radiofarmaka.

Fungsi dari bidang siklotron dan keteknikan antara lain :

  1. Pelaksanaan operasi, pemeliharaan dan pemanfaatan fasilitas aktivasi;
  2. Pelaksanaan operasi, pemeliharaan dan pengembangan fasilitas produksi radioisotop dan radiofarmaka. 
Bidang Keselamatan dan Pengelolaan Limbah

Bidang keselamatan dan pengelolaan limbah mempunyai tugas melaksanakan pengendalian keselamatan kerjadan proteksi radiasi serta pengelolaan limbah.

Fungsi dari bidang keselamatan dan pengelolaan antara lain :

  • Pelaksanaan pemantauan keselamatan kerja, proteksi radiasi dan koordinasi kedaruratan nuklir fasilitas; dan
  • Pelaksanaan pengelolaan limbah fasilitas.
Unit Jaminan Mutu

Unit Jaminan Mutu mempunyai tugas melakukan pengembangan, pemantauan pelaksanaan dan audit internal sistem manajemen mutu teknologi produksi radioisotop dan radiofarmaka.

No. Nama Pejabat Jabatan
1 Dr. Rohadi Awaludin       Kepala Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka
2 Lindawati N, S.Si Apt Kepala Bagian Tata Usaha
3 Anung Pujiyanto, S.Si. Kepala Bidang Teknologi Radioisotop
4 Drs. Agus Ariyanto, M.Farm.   Kepala Bidang Teknologi Radiofarmaka
5 Aceu Turyana, S.Kom.        Kepala Bidang Pengelolaan Fasilitas Proses radioisotop
6 Didik Setiaji, ST.   Kepala Bidang Keselamatan dan Pengelolaan Limbah
7 Cecep Taufik Rustendi, A.Md        Kepala Unit Jaminan Mutu
8 Arief Imam Nugroho, SKM           Kepala Sub Bagian Persuratan, Kepegawaian dan Dokumentasi Ilmiah
9 Amir Sahat Parulian, SE    Kepala Sub Bagian Keuangan
10 Triani Widyaningrum, S.ST.  Kepala Sub Bagian Perlengkapan
11 Parwanto, S.ST. Kepala Subbidang Pengelolaan Fasilitas Aktivasi
12 Sofyan Sori, S.ST.        Kepala Subbidang Keteknikan
13 Fath Priyadi, S.ST          Kepala Subbidang Keselamatan dan Proteksi Radiasi
14 Agung Supriyanto Kepala Subbidang Pengelolaan Limbah

Dalam melaksanakan kegiatannya, Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka (PTRR) didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten di bidangnya dengan jumlah  hingga saat ini 119 pegawai. Jumlah pegawai berdasarkan bidang/bagian

Tabel 1. Distribusi Pegawai Berdasarkan Bidang/Bagian

Bidang/Bagian  Jumlah pegawai  
Bagian Tata Usaha  23
Bid. Teknologi Radioisotop  29
Bid. Teknologi Radiofarmaka  27
Bid. Pengelolaan Fasilitas Proses Radioiaotop  18
Bid. Keselamatan dan Pengelolaan Limbah 10
Unit Jaminan Mutu 3
Total 110

Tabel 1. Distribusi Pegawai Berdasarkan Jabatan Fungsional

Jabatan Fungsional Jumlah  
Peneliti  29
Pranata Nuklir  57
Teknisi Litkayasa 1
Pejabat Pengadaan Barang dan jasa 1
Arsiparis 2
Analis Kepegawaian 1

Visitor Counter

 

Kontak PTRR

Kawasan PUSPIPTEK Serpong, Gedung 11, Setu, Tangerang Selatan 15314

Telp: (021) 756-3141, 758-72031
Fax: (021) 756-3141

http//: www.batan.go.id
http//:www.batan.go.id/ptrr

Email : prr[at]batan.go.id